I. Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang kamu angggap benar!
1. Berikut ini termasuk bagian pokok yang tidak dapat dipisahkan dari sikap wira usaha, kecuali...
a. Sikap mental wiraswasta.
b. Kewaspadaan mental wiraswasta.
c. Keahlian dan keterampilan wiraswasta.
d. Sikap gengsi
2. Seorang pelopor yang gigih memasyarakatkan istilah Wiraswasta ini ialah...
a. DR. Suparman Sumahamijaya
b. Iwa Kusuma Soemantri
c. Ki Hajar Dewantoro
d. Abdurrwahman Wahid
3. Wiraswasta adalah seorang yang modal utamanya adalah ketekunan yang dilandasi sikap optimis, kreatif dan melakukan usaha sebagai pendiri pertama....adalah pendapat menurut...
a. Suharsono Sagir
b. Ashari Siregar
c. Dwi Nugroho
d. Drs. Surayin
4. Wiraswasta adalah orang yang memfokuskan diri pada peluang bukan pada risiko. Adalah pendapat..
a. Fadel Muhammad
b. Anwar Nasution
c. Fuad Bawajier
d. Dorodjatun Kuncoro Djati
5. Wiraswasta adalah kreatifitas dan sikap tindak manusia yang mampu mengkoordinir sumber alam, tenaga manusia dan peralatannya menjadi benda-benda dan jasa-jasa ekonomi, adalah pendapat...
a. Djatmiko,
b. Fadel Muhammad
c. Suharsono Sagir
d. Ashari Siregar
6. Berikut ini merupakan karakteristik sebagai pengusaha menurut Dr. Suparman, kecuali...
a. Tahu apa maunya, dengan merumuskannya, merencanakan upayanya, dan menentukan program batas waktu untuk mencapainya.
b. Berpikir teliti dan berpandangan kreatif dengan imajinasi konstruktif.
c. Jujur, bertanggung jawab, tekun, dan terarah
d. Sanggup bersusah payah
7. Tunduk dan bersyukur kepada Tuhan YME untuk mendaptkan ridhonya, beriman dan memperhatikan hukum Allah, peraturan dan hukum yang berlaku sebagai pedoman, adalah ciri pengusaha menurut...
a. Suparman Sumahamijaya
b. Suharsono Sagir
c. Fadel Muhammad
d. Djatmiko,
8. Modal pokok untuk berwira usaha adalah...
a. materi
b. kemauan
c. disiplin
d. kerja keras
9. Apabila seserang merasa bangga dengan segala kehasilan usahanya, maka orang itu akan
a. Gagal
b. Dihormati
c. Disegani
d. Ditakuti
10. Menurut Sri Utami konsep dan pengembangan kreativitas bisa dilakukan dengan bertitik tolak pada 4P, yakni…
a. Pribadi
b. Pendorong
c. Proses
d. Price
11. Berikut adalah sikap yang baik seorang wirausahawan....
a. orisinil
b. kreatif
c. jujur
d. ragu
12. Contoh kegiatan wirausaha adalah sebagai berikut....
a. mencari kerja
b. pegawai negeri
c. berjualan makanan
d. Pegawai swasta.
13. Kreativitas adalah ....
a. kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang berguna.
b. ingin menang sendiri
c. meniru orang lain
d. tidak memiliki keinginan.
II. Kerjakan soal-soal ini dengan tepat!
1. Sebutkan arti wiraswasta? dan apakah arti wirausaha? Jelaskan perbedaannya dari kedua hal tersebut?
2. Apakah yang merupakan inti dari seorang wiraswasta?
3. Apakah karakteristik seorang wiraswasta?
4. Bagaiman dan jelaskan perkembangan arti entrepreneur dari masa ke masa?
5. Sebutkan karakteristik seorang wirausaha?
6. Sebutkan identitas seorang wirausaha?
7. Sebutkan dan jelaskan mengenai konsep 10 D dari Brygrave mengenai wirausahawan?
8. Bagaiman karakteristik wirausahawan yang sukses itu?
9. Dalam Intruksi Presiden RI Nomor 4 tahun 1995 ada yang dinamakan GNMMK? apakah itu? jelaskan secara singkat mengenai GNMMK?
10. Apakah azas pokok kewirausahaan?
Thursday, 24 November 2016
Sifat Seorang Wirausahawan
Seorang wirausahawan haruslah seorang yang mampu melihat ke depan. Melihat ke depan bukan berarti melamun kosong, tetapi melihat, berpikir dengan penuh perhitungan, mencari pilihan dari berbagai alternatif masalah dan pemecahannya. Dari berbagai penelitian di Amerika Serikat, untuk menjadi wirausahawan, seorang harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut: (BN. Marbun, 1993:63)
Ciri-ciri Watak
Percaya diri Kepercayaan (keteguhan)
Ketidaktergantungan, kepribadian mantap
Optimisme
Berorientasikan tugas dan hasil
Kebutuhan atau haus akan prestasi
Berorientasi laba atau hasil
Tekun dan tabah
Tekad, kerja keras, motivasi
Enegik
Penuh inisiatif
Pengambil risiko Mampu mengambil resiko
Suka pada tantangan
Kepemimpinan Mampu memimpin
Dapat bergaul dengan orang lain
Menanggapi saran dan kritik
Keorisinilan Inovatif
Kreatif fleksibel
Banyak sumber
Serba bisa
Mengetahui banyak
Berorientasi ke masa depan Pandangan ke depan
Perseptif
Demikian banyak ciri khas wirausaha dan kamu perlu memilikinya. Akan tetapi, jika tidak semua bisa kamu miliki, tak jadi masalah, dengan memiliki sebagian pun cukup.
a. Percaya Diri
Sifat-sifat utama di atas dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah terombang-ambing oleh pendapat dan saran orang lain. Akan tetapi, saran-saran orang lain jangan ditolak mentah-mentah, pakai itu sebagai masukan untuk dipertimbangkan, kemudian kamu harus memutuskan segera. Kamu harus optimis, orang optimis asal tidak ngawur, Insya Allah bisnisnya akan berhasil.
Orang yang tinggi percaya dirinya adalah orang yang sudah matang jasmani dan rohaninya. Pribadi semacam ini adalah pribadi yang independen dan sudah mencapai tingkat maturity. Karakteristik kematangan seseorang adalah ia tidak tergantung pada orang lain, dia memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, objektif, dan kritis. Dia tidak begitu saja menyerap pendapat atau opini orang lain, tetapi dia mempertimbangkan secara kritis. Emosionalnya boleh dikatakan sudah stabil, tidak gampang tersinggung dan naik pitam. Juga tingkat sosialnya tinggi, mau menolong orang lain, dan yang paling tinggi lagi ialah kedekatannya dengan Khaliq sang Pencipta, Allah SWT. Diharapkan wirausahawan seperti ini betul-betul dapat menjalankan usahanya secara mandiri, jujur, dan disenangi oleh semua relasinya.
b. Berorientasi pada Tugas dan Hasil
Orang ini tidak mengutamakan prestise dulu, prestasi kemudian. Akan tetapi, ia gandrung pada prestasi baru kemudian setelah berhasil prestisenya akan naik. Anak muda yang selalu memikirkan prestise lebih dulu dan prestasi kemudian, tidak akan mengalami kemajuan. Pernah ada seorang mahasiswa yang mengikuti praktik perniagaan di suatu perguruan, ia malu menjinjing barang belanjaannya ke atas angkot. Dia menjaga gengsinya dengan mencarter mobil taksi. Kebanyakan anak remaja tidak mau berbelanja ke pasar menemani ibunya karena gengsi. Padahal dengan ikut menemani ibu dan melihat suasana pasar, banyak pengalaman bisa diperoleh.
Berbagai motivasi akan muncul dalam bisnis jika kita berusaha menyingkirkan prestise. Kita akan mampu bekerja keras, enerjik, tanpa malu dilihat teman, asal yang kita kerjakan itu pekerjaan halal.
c. Pengambilan Risiko
Anak muda sering dikatakan selalu menyenangi tantangan. Mereka tidak takut mati. Inilah salah satu faktor pendorong anak muda menyenangi olah raga yang penuh dengan resiko dan tantangan, seperti balap motor di jalan raya, kebut-kebutan, balap mobil milik orang tuanya, tetapi contoh-contoh tersebut dalam arti negatif. Olah raga beresiko yang positif ialah panjat tebing, mendaki gunung, arung jeram, motor cross, karate atau olah raga bela diri, dan sebagainya.
Ciri-ciri dan watak seperti ini dibawa ke dalam wirausaha yang juga penuh dengan risiko dan tantangan, seperti persaingan, harga turun naik, barang tidak laku, dan sebagainya. Namun semua tantangan ini harus dihadapi dengan penuh perhitungan. Jika perhitungan sudah matang, membuat pertimbangan dari segala macam segi, berjalanlah terus dengan tidak lupa berlindung kepada-Nya.
d. Kepemimpinan
Sifat kepemimpinan memang ada dalam diri masing-masing individu. Namun sekarang ini, sifat kepemimpinan sudah banyak dipelajari dan dilatih. Ini tergantung kepada masing-masing individu dalam menyesuaikan diri dengan organisasi atau orang yang ia pimpin.
Ada pemimpin yang disenangi oleh bawahan, mudah memimpin sekelompok orang, ia diikuti, dipercaya oleh bawahannya. Namun ada pula pemimpin yang tidak disenangi bawahan, atau ia tidak senang kepada bawahannya, ia banyak curiga kepada bawahannya, ia mau mengawasi bawahannya tetapi tidak ada waktu untuk itu. Menanam kecurigaan kepada orang lain, pada suatu ketika kelak akan berakibat tidak baik pada usaha yang sedang dijalankan. Pemimpin yang baik harus mau menerima kritik dari bawahan, ia harus bersifat responsif.
e. Keorisinilan
Sifat orisinil ini tentu tidak selalu ada pada diri seseorang. Yang dimaksud orisinil disini ialah tidak hanya mengekor pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri, ada ide yang orisinil, ada kemampuan untuk melaksanakan sesuatu.
Orisinil tidak berarti baru sama sekali, tetapi produk tersebut mencerminkan hasil kombinasi baru dari komponen-komponen yang sudah ada, sehingga melahirkan sesuatu yang baru. Bobot kreatvitas orisinil suatu produk akan tampak sejauh mana kala berbeda dari apa yang sudah ada sebelumnya.
f. Berorientasi ke Masa Depan
Seorang wirauasha haruslah mempunyai pandangan ke depan, apa yang hendak ia lakukan, apa yang ingin ia capai? Sebab sebuah usaha bukan didirikan untuk sementara, tetapi untuk selamanya. Oleh sebab itu, keberlangsungannya harus dijaga dan pandangan harus ditujukan jauh ke depan. Untuk menghadapi pandangan jauh ke depan, seorang wirausaha akan menyusun perencanaan yang matang agar jelas langkah-langkah yang akan dilaksanakan.
g. Kreatifitas
Sifat keorisinilan seorang wirausaha menuntut adanya kreatifitas dalam pelaksanaan usahanya. Contoh: Dudi tinggal di dekat pengusaha mebel. Di tempat itu banyak potongan-potongan kayu kecil yang dibuang. Atas izin pemilik usaha, Dudi mengumpulkan potongan-potongan kayu itu. Kemudian Dudi mencoba meraut potongan kayu itu membentuk patung sederhana. Agar patung kecil itu bermanfaat dan juga indah, Dudi membuat patung itu menjadi gantungan kunci. Dudi pun berhasil memiliki usaha yang dapat menghasilkan uang.
Pengertian / Pemahaman Kewirausahaan
Di dalam berbagai sumber dapat dilihat bahwa pengertian wiraswasta sama dengan wirausaha, demikian pula penggunaan istilah wirausaha seperti sama dengan wiraswasta. Seorang pelopor yang gigih memasyarakatkan istilah Wiraswasta ini ialah DR. Suparman Sumahamijaya sejak tahun 1967 melalui berbagai ceramah. DR. Suparman Sumahamijaya sebagai dosen fakultas Ekonomi Unpad sangat menekankan peluang kelompok kreatif entrepreneur Indonesia untuk mengangkat bangsa Indonesia dari lembah kemiskinan.
Seorang wirausahawan mempunyai kekuatan mental yang tinggi sehingga memungkinkan ia melompat dan meluncur maju di luar kemampuan rata-rata. Adakalanya wiraswasta tidak berpendidikan tinggi.
Kita mengharapkan secara nasional, kita memiliki bangsa yang kelak dapat berdiri penuh atas nilai-nilai kepribadian yang bermutu tinggi. Jadi kewiraswastaan terdiri dari 3 bagian pokok yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya, yaitu :
1. Sikap mental wiraswasta.
2. Kewaspadaan mental wiraswasta.
3. Keahlian dan keterampilan wiraswasta.
Bagian ke-3 ini telah banyak didapatkan dari pendidikan sekolah-sekolah yang ada. Akan tetapi, bagian ke-1 dan ke-2 masih memerlukan banyak waktu dan pemikiran untuk mengembangkannya.
Suharsono Sagir menulis wiraswasta adalah seorang yang modal utamanya adalah ketekunan yang dilandasi sikap optimis, kreatif dan melakukan usaha sebagai pendiri pertama disertai dengan keberanian menanggung risiko berdasarkan suatu perhitungan dan perencanaan yang tepat.
Fadel Muhammad menyatakan bahwa wiraswasta adalah orang yang memfokuskan diri pada peluang bukan pada risiko. Wiraswasta bukanlah pengambilan risiko melainkan penentu risiko.
Adapula yang berpendapat bahwa wiraswasta adalah kreatifitas dan sikap tindak manusia yang mampu mengkoordinir sumber alam, tenaga manusia dan peralatannya menjadi benda-benda dan jasa-jasa ekonomi (Djatmiko, 1998:49).
Gambaran ideal manusia wiraswasta adalah orang yang dalam keadaan bagaimanapun, tetap mampu berdiri atas kemampuan sendiri untuk menolong dirinya keluar dari kesulitan, termasuk mengatasi kemiskinan tanpa bantuan instansi pemerintah atau instansi sosial. Dan dalam keadaan yang biasa (tidak darurat) manusia-manusia wiraswasta bahkan mampu menjadikan dirinya maju, kaya, berhasil lahir dan batin.
Menurut Dr. Suparman bahwa yang karakteristk sebagai pengusaha adalah, sebagai berikut.
1. Tahu apa maunya, dengan merumuskannya, merencanakan upayanya, dan menentukan program batas waktu untuk mencapainya.
2. Berpikir teliti dan berpandangan kreatif dengan imajinasi konstruktif.
3. Sikap mental untuk menyerap dan menciptakan kesempatan serta siap mental dan kompetensi untuk memenuhi persyaratan kemahiran mengerjakan sesuatu yang positif.
4. Membiasakan diri bersikap mental positif maju dan selalu bergairah dalam setiap pekerjaan.
5. Mempunyai daya penggerak diri yang selalu menimbulkan inisiatif.
6. Tahu mensyukuri dirinya, waktu, dan mensyukuri lingkungannya.
7. Bersedia membayar harga kemajuan, yaitu keadaan berjerih payah.
8. Memajukan lingkungan dengan menolong orang lain, agar orang lain dapat menolong dirinya sendiri.
9. Membiasakan membangun disiplin diri, bersedia menabung dan membuat anggaran waktu dan uang.
10. Selalu menarik pelajaran dari kekeliruan, kesalahan dan pengalaman pahit, serta berprihatin selalu.
11. Menguasai salesmanship (kemampuan jual), memiliki kepemimpinan, dan kemampuan memperhitungkan risiko.
12. Mereka berwatak maju dan cerdik, serta percaya pada diri sendiri.
13. Mampu memusatkan perhatiannya terhadap setiap tujuannya.
14. Berkepribadian yang menarik, memahami seni berbicara dan seni bergaul.
15. Jujur, bertanggung jawab, tekun, dan terarah.
16. Memperhatikan kesehatan diri, tidak suka begadang, jangan menjadi perokok berat, tidak minum alkohol, dan narkotik.
17. Menjauhkan diri dari sifat iri, dengki, dendam, takut disaingi, khawatir dan ragu-ragu (hambatan yang dibuat sendiri).
18. Tunduk dan bersyukur kepada Tuhan YME untuk mendaptkan ridhonya, beriman dan memperhatikan hukum Allah, peraturan dan hukum yang berlaku sebagai pedoman. (Suparman Sumahamijaya, 1981:5).
gagasan kreatif dalam ekonomi
Di dalam kehidupan sehari-hari, kita dituntut untuk bersifat kreatif. Sifat kreatif sangat berguna bagi kehidupan kita. Bahkan sikap kreatif dapat meningkatkan kehidupan perekonomian.
Contohnya: Sudin telah lama selesai sekolah. Ia mencoba untuk mencari pekerjaan. Namun, ia tidak juga mendapatkan pekerjaan. Kemudian, ia berpikir bagaimana caranya agar ia mendapatkan kegiatan yang menghasilkan uang. Untuk membuka usaha ia tidak memiliki modal.
Akhirnya gagasan kreatifnya muncul. Ia mencoba memanfaatkan sumber daya alam di lingkungannya. Di lingkungan tempat tinggal Sudin banyak terdapat pohon bambu. Sudin mencoba membeli beberapa batang bambu. Pemiliknya pun memberi cuma-cuma. Pohon bambu itu ia gunakan sebagai bahan baku untuk membuat sangkar burung. Dengan keterampilan yang pernah ia pelajari dari temannya, Sudin memproduksi sangkar burung. Berbagai model sangkar burung ia buat. Banyak orang yang membeli sakar burung dari Sudin.
Berkat gagasan kreatifnya, Sudin kini memiliki lapangan usaha sendiri. Bahkan, Sudin ingin mengembangkan usahanya. Ia tidak lagi berminat melamar pekerjaan di tempat lain.Gagasan kreatif yang muncul pada manusia telah berhasil memunculkan penemuan-penemuan baru dalam ilmu pengetahuan.
Soal-soal latihan ekonomi smp:Perusahaan dan Badan usaha
I. Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, atau D untuk pilihan jawaban yang paling benar!
1. Perusahaan adalah organisasi modal dan tenaga kerja yang bertujuan....
A. memupuk keuntungan
B. memperluas kekuasaan.
C. memperoleh kepercayaan
D. menyebarkan pengaruh.
2. Untuk menjalankan perusahaan periu dibentuk:
A. badan usaha C. tempat usaha
B. hasil usaha D. daerah usaha
3. Badan Usaha Perseorangan pada umunmya sukar untuk berkembang karena ....
A. pemimpin kurang cakap
B. modal usahanya terbatas
C. daerah kerjanya terbatas
D. biaya perusahaan rendah
4. Badan Usaha berbentuk Firma memiliki keuntungan sebagai berikut, kecuali...
A. resiko perusahaan roenjadi tangung jawab bersama.
B. keuntungan dibagikan dengan jumlah sama besar.
C. tanggung jawab seluruh anggota tidak terbatas
D. keputusan yang diambil dipertimbangkan secara masal.
5. Badan Usaha yang memakai nama salah satu anggota disebut ....
A. PT
B. CV
C. NV
D. FIRMA
6. Badan Usaha yang lebih mengutamakan modal dari pada anggota disebut....
A. Yayasan .
B. Koperasi
C. Persekutuan Komaditer
D. Perseroan Terbatas
7. Kekuatan ekonomi pemerintah/negara tergantung pada badan-badan di bawah ini, kecuali....
A. Swasta
B. BUMN
C. Koperasi
D. Pasar.
8. Tujuan pembentukan PT adalah....
A. menjual saham
B. memupuk keuntungan
C. mengumpulkan keuntungan
D. menghasilkan barang
9. Perbedaan Koperasi Indonesia sangat dilindungi oleh pemerintah, karena koperasi ....
A. membantu setiap orang yang berekonomi lemah
B. menunjang dan mempeduas ekonomi bangsa
C. meningkatkan kesejahteraan lahir batin bangsa
D. menghasilkan barang dan jasa kepentingan bersama
10. Perkebunan kopi, teh dan kina tergolong bidang usaha....
A. ekstratif
B. agraris
C. industri
D. perdagangan
II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
1. Tuliskan 3 alasan orang lebih senang membentuk PT?
2. Tunjukan perbedaan antara perusahaan dengan badan usaha!
3. Mengapa setiap pemimpin perusahaan terns berusaha meskipun mengalami kemajuan pesat dalam usahanya? Sebutkan pula 2 langkah yang harus ditempuh!
4. Tuliskan masing-masing 3 buah perbedaan antara PERJAN dan PERUM!
5. Jelaskan mengapa kegiatan seorang nelayan termasuk bidang ekstratif?
1. Perusahaan adalah organisasi modal dan tenaga kerja yang bertujuan....
A. memupuk keuntungan
B. memperluas kekuasaan.
C. memperoleh kepercayaan
D. menyebarkan pengaruh.
2. Untuk menjalankan perusahaan periu dibentuk:
A. badan usaha C. tempat usaha
B. hasil usaha D. daerah usaha
3. Badan Usaha Perseorangan pada umunmya sukar untuk berkembang karena ....
A. pemimpin kurang cakap
B. modal usahanya terbatas
C. daerah kerjanya terbatas
D. biaya perusahaan rendah
4. Badan Usaha berbentuk Firma memiliki keuntungan sebagai berikut, kecuali...
A. resiko perusahaan roenjadi tangung jawab bersama.
B. keuntungan dibagikan dengan jumlah sama besar.
C. tanggung jawab seluruh anggota tidak terbatas
D. keputusan yang diambil dipertimbangkan secara masal.
5. Badan Usaha yang memakai nama salah satu anggota disebut ....
A. PT
B. CV
C. NV
D. FIRMA
6. Badan Usaha yang lebih mengutamakan modal dari pada anggota disebut....
A. Yayasan .
B. Koperasi
C. Persekutuan Komaditer
D. Perseroan Terbatas
7. Kekuatan ekonomi pemerintah/negara tergantung pada badan-badan di bawah ini, kecuali....
A. Swasta
B. BUMN
C. Koperasi
D. Pasar.
8. Tujuan pembentukan PT adalah....
A. menjual saham
B. memupuk keuntungan
C. mengumpulkan keuntungan
D. menghasilkan barang
9. Perbedaan Koperasi Indonesia sangat dilindungi oleh pemerintah, karena koperasi ....
A. membantu setiap orang yang berekonomi lemah
B. menunjang dan mempeduas ekonomi bangsa
C. meningkatkan kesejahteraan lahir batin bangsa
D. menghasilkan barang dan jasa kepentingan bersama
10. Perkebunan kopi, teh dan kina tergolong bidang usaha....
A. ekstratif
B. agraris
C. industri
D. perdagangan
II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
1. Tuliskan 3 alasan orang lebih senang membentuk PT?
2. Tunjukan perbedaan antara perusahaan dengan badan usaha!
3. Mengapa setiap pemimpin perusahaan terns berusaha meskipun mengalami kemajuan pesat dalam usahanya? Sebutkan pula 2 langkah yang harus ditempuh!
4. Tuliskan masing-masing 3 buah perbedaan antara PERJAN dan PERUM!
5. Jelaskan mengapa kegiatan seorang nelayan termasuk bidang ekstratif?
Subscribe to:
Comments (Atom)