JENIS PERUSAHAAN MENURUT LAPANGAN USAHA
Telah kita ketahui bahwa perusahaan yang ada di sekitar kita beragam jenisnya. Menurut lapangan usahanya, perusahaan dibedakan menjadi:
1. Perusahaan Ekstratif
Perusahaan ekstratif merupakan bidang usaha yang ditujukan untuk memperoleh segala sesuatu yang telah disediakan oleh alam tanpa merubah bentuk lain. Contoh: usaha pertambangan minyak bumi, tambang timah, tambang batu bara, usaha penangkap ikan di laut.
2. Perusahaan di bidang agraris
Perusahaan di bidang agraris merupakan bidang usaha yang ditujukan untuk mengolah tanah pertanian maupun tanah perkebunan Pertanian palawija dan perkebunan kopi. Hal ini didukung oleh tanah yang subur, sehingga memungkinkan ditanamnya berbagai hasil pertanian dan perkebunan.
Perkebunan yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, membuat Indonesia terkenal sebagai penghasil teh, kopi, karet, serta tembakau. Kini perkebunan itu diperluas dan sebagian sudah diselenggarakan oleh rakyat sendiri.
3. Perusahaan di bidang industri
Kerja Industri merupakan bidang usaha yang ditujukan untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan baku, atau dari bahan mentah langsung menjadi bahan siap pakai. Contoh : industri benang, industri tekstil, industri karet.
4. Perusahaan di Bidang Perdagangan
Perusahaan di bidang perdagangan merupakan bidang usaha yang ditujukan padajual beli barang yang dihasilkan oleh industri maupun pertanian dan ekstratif. Contoh: toko-toko, ekspor-impor.
Friday, 14 October 2016
SOAL-SOAL LATIHAN KONSUMSI
I. Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, dan D untuk pilihan jawaban yang kau anggap paling tepat!
1. Dalam melakukan tindakan konsumsi setiap orang berbeda, karena ....
A. cara hidup dan lingkungan orang berbeda-beda.
B. barang yang dihasilkan setiap produsen harganya berbeda-beda.
C. barang dan jasa yang dimiliki setiap orang kualitasnya berbeda- beda
D. cara membandingkan harga dan kwalitas barang setiap orang berbeda- beda.
2. Yang tergolong kegiatan konsumsi adalah ....
A. berpakaian, menghasilkan barang, makan.
B. makan, minum, membeli radio, dan TV.
C. membeli meja dan kursi, menghasilkan barang.
D. menghasilkan barang, jasa, berpakaian, makan
3. Setiap orang dapat memenuhi kebutuhannya secara layak, apabila....
A. berbadan sehat
B. berpendidikan
C. berpenghasilan
D. berpengalaman.
4. Pendapatan yang diterima oleh warga masyarakat sangat tergantung pada....
A. biaya rumah tangga produksi
B. jumlah barang dan jasa yang dibutuhkan
C. keahlian dan keterampilan yang dimiliki
D. pertambahan jumlah dan macam kebutuhan
5. Tingkat harga barang di pasar di pengaruhi oleh....
A. biaya rumah tangga produksi
B. pertambahan jumlah dan macam barang
C. keahlian dan keterampilan seseorang
D. cara hidup dan lingkungan konsumen.
6. Konsumsi mengandung pengertian ....
A. menghasilkan barang/jasa untuk mencukupi kebutuhan
B. menyampaikan barang dari produsen ke tangan konsumen.
C. memakai barang/jasa sampai habis baik cepat maupun lambat
D. memperoleh barang dengan pengorbanan yang keras.
7. Tingkat konsumsi masyarakat tergantung pada....
A. penghasilan
B. pendidikan
C. kesehatan
D. lingkungan
8. Rini diberi uang jajan oleh ibunya.Namun, saat di sekolah ia membutuhkan buku tulis untuk belajar. Akhirnya, Rini membeli buku tulis dengan uang jajannya. Perilaku demikian adalah....
A. Perilaku penggunaan uang secara cermat.
B. Perilaku pemborosan
C. Perilaku sia-sia
D. Perilaku salah dalam penggunaan uang.
9. Suatu ketika, harga barang-barang melambung tinggi. Melambungnya harga barang disebabkan oleh....
A. Turunnya biaya produksi.
B. Tingginya biaya produksi
C. Sedikitnya permintaan
D. Tidak ada permintaan
10. Berikut ini adalah perilaku hidup hemat....
A. Membeli barang-barang tanpa perhitungan.
B. Membelanjakan uang untuk barang-barang yang tidak diperlukan.
C. Tidak pernah jajan.
D. Tidak mau memberi orang.
II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Mengapa dalam melakukan tindakan konsumsi setiap orang berbeda-beda?
2. Tuliskan 4 cara untuk melaksanakan pola hidup sederhana!
3. Jelaskan! Mengapa setiap orang diharuskan dapat mengatur pembelian barang dengan kebutuhan?
1. Dalam melakukan tindakan konsumsi setiap orang berbeda, karena ....
A. cara hidup dan lingkungan orang berbeda-beda.
B. barang yang dihasilkan setiap produsen harganya berbeda-beda.
C. barang dan jasa yang dimiliki setiap orang kualitasnya berbeda- beda
D. cara membandingkan harga dan kwalitas barang setiap orang berbeda- beda.
2. Yang tergolong kegiatan konsumsi adalah ....
A. berpakaian, menghasilkan barang, makan.
B. makan, minum, membeli radio, dan TV.
C. membeli meja dan kursi, menghasilkan barang.
D. menghasilkan barang, jasa, berpakaian, makan
3. Setiap orang dapat memenuhi kebutuhannya secara layak, apabila....
A. berbadan sehat
B. berpendidikan
C. berpenghasilan
D. berpengalaman.
4. Pendapatan yang diterima oleh warga masyarakat sangat tergantung pada....
A. biaya rumah tangga produksi
B. jumlah barang dan jasa yang dibutuhkan
C. keahlian dan keterampilan yang dimiliki
D. pertambahan jumlah dan macam kebutuhan
5. Tingkat harga barang di pasar di pengaruhi oleh....
A. biaya rumah tangga produksi
B. pertambahan jumlah dan macam barang
C. keahlian dan keterampilan seseorang
D. cara hidup dan lingkungan konsumen.
6. Konsumsi mengandung pengertian ....
A. menghasilkan barang/jasa untuk mencukupi kebutuhan
B. menyampaikan barang dari produsen ke tangan konsumen.
C. memakai barang/jasa sampai habis baik cepat maupun lambat
D. memperoleh barang dengan pengorbanan yang keras.
7. Tingkat konsumsi masyarakat tergantung pada....
A. penghasilan
B. pendidikan
C. kesehatan
D. lingkungan
8. Rini diberi uang jajan oleh ibunya.Namun, saat di sekolah ia membutuhkan buku tulis untuk belajar. Akhirnya, Rini membeli buku tulis dengan uang jajannya. Perilaku demikian adalah....
A. Perilaku penggunaan uang secara cermat.
B. Perilaku pemborosan
C. Perilaku sia-sia
D. Perilaku salah dalam penggunaan uang.
9. Suatu ketika, harga barang-barang melambung tinggi. Melambungnya harga barang disebabkan oleh....
A. Turunnya biaya produksi.
B. Tingginya biaya produksi
C. Sedikitnya permintaan
D. Tidak ada permintaan
10. Berikut ini adalah perilaku hidup hemat....
A. Membeli barang-barang tanpa perhitungan.
B. Membelanjakan uang untuk barang-barang yang tidak diperlukan.
C. Tidak pernah jajan.
D. Tidak mau memberi orang.
II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Mengapa dalam melakukan tindakan konsumsi setiap orang berbeda-beda?
2. Tuliskan 4 cara untuk melaksanakan pola hidup sederhana!
3. Jelaskan! Mengapa setiap orang diharuskan dapat mengatur pembelian barang dengan kebutuhan?
PENGGUNAAN UANG SECARA CERMAT
PENGGUNAAN UANG SECARA CERMAT
Dalam kehidupan sehari-hari, kita membutuhkan uang. Uang digunakan untuk membelanjakan berbagai bahan kebutuhan sehari-hari. Begitu banyaknya kebutuhan kita sehari-hari, membuat kita harus dapat membelanjakan uang secara cermat.
1. Menetapkan prioritas kebutuhan barang yang harus diutamakan.
2. Pengeluaran disesuaikan dengan pendapatan yang diterima.
3. Tidak terpengaruh oleh konsumsi lingkungan hidup.
4. Tidak memaksakan diri membeli barang, karena takut ketinggalan zaman.
5. Menghindari sifat boros, misalnya membeli barang di luar rencana semula, ukuran kurang tepat, kurang penting.
6. Tidak terpengaruh oleh reklame/iklan yang menarik.
7. Dapat memperhatikan dan membandingakan harga serta kualitas barang yang akan dibeli. Sebaiknya para konsumen hidup menurut pola sederhana artinya sesuai dengan kemampuan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita membutuhkan uang. Uang digunakan untuk membelanjakan berbagai bahan kebutuhan sehari-hari. Begitu banyaknya kebutuhan kita sehari-hari, membuat kita harus dapat membelanjakan uang secara cermat.
1. Menetapkan prioritas kebutuhan barang yang harus diutamakan.
2. Pengeluaran disesuaikan dengan pendapatan yang diterima.
3. Tidak terpengaruh oleh konsumsi lingkungan hidup.
4. Tidak memaksakan diri membeli barang, karena takut ketinggalan zaman.
5. Menghindari sifat boros, misalnya membeli barang di luar rencana semula, ukuran kurang tepat, kurang penting.
6. Tidak terpengaruh oleh reklame/iklan yang menarik.
7. Dapat memperhatikan dan membandingakan harga serta kualitas barang yang akan dibeli. Sebaiknya para konsumen hidup menurut pola sederhana artinya sesuai dengan kemampuan.
TINGKAH LAKU KONSUMSI
TINGKAH LAKU KONSUMSI
Pemerintah berusaha menciptakan masyarakat Indonesia yang adil makmur. Adil dalam arti pembagian pendapatan masyarakat secara merata, setiap warga mendapat sumber penghasilan. Dengan penghasilan itu dapat dibeli barang untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak. Kehidupan yang layak menjadi idaman bagi setiap warga masyarakat. yaitu kehidupan dimana segala kebutuhan material (barang dan Jasa), ataupun spritual (Rohani) dapat terpenuhi dalam jumlah dan kualitas yang cukup memadai.
Hidup yang layak tergantung pada 3 faktor:
1. Faktor pendapatan yang diperoleh.
2. Faktor tersedianya barang dan jasa.
3. Faktor harga barang dan jasa.
Pendapatan yang diterima oleh setiap warga sangat bergantung pada:
1. Tersedianya kesempatan kerja dalam masyarakat.
2 Keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap warga.
Tersedianya barang dan jasa tergantung pada:
1. Kegiatan produsen yang menghasilkan barang.
2. Tingkat harga pasar.
Tingkat harga pasar dipengaruhi oleh :
1. Biaya produksi.
2. Jumlah permintaan dan penawaran.
Penghasilan masyarakat yang terbatas dan kebutuhan yang tidak terbatas, mengharuskan setiap orang dapat mengatur pembelian barang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya:
1. Kebutuhan pokok/primer yang berupa sandang, pangan, dan papan harus didahulukan.
2. Rekreasi dapat dipenuhi jika penghasilan memungkinkan
3. Pertambahan jumlah dan macam kebutuhan dipenuhi dengan cara menambah penghasilan.
Makin tinggi penghasilan/pendapatan, makin tinggi tingkat konsumsi. Hal ini umumnya berlaku untuk rumah tangga masyarakat secara menyeluruh. Tingkat golongan pendapatan/pengahasilan. Tingkat harga pasar dipengaruhi oleh:
1. Biaya produksi
2. Jumlah permintaan dan penawaran
Pemerintah berusaha menciptakan masyarakat Indonesia yang adil makmur. Adil dalam arti pembagian pendapatan masyarakat secara merata, setiap warga mendapat sumber penghasilan. Dengan penghasilan itu dapat dibeli barang untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak. Kehidupan yang layak menjadi idaman bagi setiap warga masyarakat. yaitu kehidupan dimana segala kebutuhan material (barang dan Jasa), ataupun spritual (Rohani) dapat terpenuhi dalam jumlah dan kualitas yang cukup memadai.
Hidup yang layak tergantung pada 3 faktor:
1. Faktor pendapatan yang diperoleh.
2. Faktor tersedianya barang dan jasa.
3. Faktor harga barang dan jasa.
Pendapatan yang diterima oleh setiap warga sangat bergantung pada:
1. Tersedianya kesempatan kerja dalam masyarakat.
2 Keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap warga.
Tersedianya barang dan jasa tergantung pada:
1. Kegiatan produsen yang menghasilkan barang.
2. Tingkat harga pasar.
Tingkat harga pasar dipengaruhi oleh :
1. Biaya produksi.
2. Jumlah permintaan dan penawaran.
Penghasilan masyarakat yang terbatas dan kebutuhan yang tidak terbatas, mengharuskan setiap orang dapat mengatur pembelian barang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya:
1. Kebutuhan pokok/primer yang berupa sandang, pangan, dan papan harus didahulukan.
2. Rekreasi dapat dipenuhi jika penghasilan memungkinkan
3. Pertambahan jumlah dan macam kebutuhan dipenuhi dengan cara menambah penghasilan.
Makin tinggi penghasilan/pendapatan, makin tinggi tingkat konsumsi. Hal ini umumnya berlaku untuk rumah tangga masyarakat secara menyeluruh. Tingkat golongan pendapatan/pengahasilan. Tingkat harga pasar dipengaruhi oleh:
1. Biaya produksi
2. Jumlah permintaan dan penawaran
PENGERTIAN KONSUMSI
Pengertian Konsumsi
Konsumsi adalah pemakaian barang atau jasa baik secara cepat ataupun lambat yang berangsur-angsur habis.
Dalam kehidupan sehari-hari, konsumsi sering hanya dihubungkan dengan makanan dan minuman. Hal ini bisa kita mengerti karena makanan dan minuman itu, betapapun banyaknya akan cepat habis dimakan oleh beberapa orang.
Selain kegiatan makan dan minum, yang juga termasuk konsumsi adalah:
1. memakai baju, celana, sepatu, dan sandal
2. menempati rumah
3. menggunakan alat-alat rumah tangga seperti, meja kursi, lemari, radio dan televisi.
Jadi konsumsi mencakup setiap kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi atau menghabiskan fungsi ekonomi suatu benda. Orang yang melakukan tindakan konsumsi disebut konsumen. Dalam melakukan tindakan konsumsi, setiap orang berbeda-beda tergantung dari cara hidup dan lingkungan di mana orang tersebut berada.
Daya guna barang-barang konsumsi tergantung dari tinggi rendahnya kualitas barang yang dipakai. Besar kecilnya usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup terhadap barang konsumsi, tergantung juga dari penghasilan seseorang. Penghasilan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup terhadap barang beraneka macam secara bertingkat. Tingkat konsumsi seseorang atau suatu masyarakat menunjukkan tingkat kesejahteraan dan kemakmuran. ‘’
Konsumsi adalah pemakaian barang atau jasa baik secara cepat ataupun lambat yang berangsur-angsur habis.
Dalam kehidupan sehari-hari, konsumsi sering hanya dihubungkan dengan makanan dan minuman. Hal ini bisa kita mengerti karena makanan dan minuman itu, betapapun banyaknya akan cepat habis dimakan oleh beberapa orang.
Selain kegiatan makan dan minum, yang juga termasuk konsumsi adalah:
1. memakai baju, celana, sepatu, dan sandal
2. menempati rumah
3. menggunakan alat-alat rumah tangga seperti, meja kursi, lemari, radio dan televisi.
Jadi konsumsi mencakup setiap kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi atau menghabiskan fungsi ekonomi suatu benda. Orang yang melakukan tindakan konsumsi disebut konsumen. Dalam melakukan tindakan konsumsi, setiap orang berbeda-beda tergantung dari cara hidup dan lingkungan di mana orang tersebut berada.
Daya guna barang-barang konsumsi tergantung dari tinggi rendahnya kualitas barang yang dipakai. Besar kecilnya usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup terhadap barang konsumsi, tergantung juga dari penghasilan seseorang. Penghasilan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup terhadap barang beraneka macam secara bertingkat. Tingkat konsumsi seseorang atau suatu masyarakat menunjukkan tingkat kesejahteraan dan kemakmuran. ‘’
SOAL LATIHAN KEGIATAN PRODUKSI
Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, dan D untuk pilihan jawaban yang benar!
1. Kegiatan produksi yang menggunakan faktbr-faktor produksi alam dan tenaga kerja disebut produksi ....
A. tidak langsung.
B. secara langsung.
C. sehari-hari.
D. ekonomi keluarga.
2. Pernyataan yang menunjukkan penggunaan faktor produksi modal adalah....
A. manusia memetik mangga.
B. mencari ikan menggunakan jasa.
C. menangkap ikan di sungai.
D. mengolah bahan mentah sampai jadi.
3. Mengolah kapas menjadi benang menggunakan keahlian untuk melaksanakan....
A. pemasaran hasil.
B. lokasi industri.
C. proses produksi.
D. modal industri
4. Produksi secara tidak langsung menggunakan faktor produksi, .....
A. modal lancar dan modal tetap
B. modal dan jtenaga kerja
C. tenaga terdidik dan teriatih
D. tenaga teriatih dan tenaga ahli
5. Mengolah tanah pertanian dan tanah perkebunan tergolong bidang usaha....
A. ekstratif
B. agraris
C. industri
D. niaga.
6. Mengolah getah karet menjadi krep termasuk bidang usaha....
A. jasa
B. niaga
C. industri
D. agraris
7. Tanah disebut faktor produksi alam sebab....
A. dengan tanah dapat menentukan kekayaan alam
B. tanah penunjang utama bagi manusia untuk berproduksi
C. baik kesuburan maupun luasnya dapat mempengaruhi hasil pertanian.
D. semua faktor yang dibutuhkan berasal dari tanah
8. Manakah yang tergolong tenaga kerja rohani....
A. tukang becak - kuli bangiman - pengarang
B. ilmuwan - pengarang/penulis - guru
C. kuli bangunan - ilmuwan-sarjana
D. tungkangangkutJbarang- guru -pengarang
9. Bahan baku industri, bensin dan uang termasuk modal ....
A. lancar
B. tetap
C. sosial
D. perorangan
10. Setiap pengusaha periu memiliki keahlian untuk memperoleh ....
A. kekuasaan C. keuntungan
B. pengaruh D. kedudukan
11. Berikut ini yang bukan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas barang adalah....
A. Fungsi/kegunaan suatu barang.
B. Wujud Luar
C. Biaya barang (nilai tukar)
D. Tempat produksi
12. Penyebab kualitas barang rendah adalah adalah....
A. Memilih dan meneliti bahan baku yang akan dipergunakan dalam proses produksi.
B. Merencanakan peralatan yang akan dipergunakan.
C. Meningkatkan penelitian mesin yang akan dipakai.
D. Rendahnya kualitas sumber daya manusia.
13. Modal yang tidak akan cepat habis dipakai dalam proses produksi, tetapi lama kelamaan akan menyusut nilainya disebut....
a. Modal lancar c. Modal pribadi
b. Modal tetap d. Modal sosial
14. Contoh sumber daya alam yang tidak terbatas adalah....
a. udara
b. minyak bumi
c. barang tambang
d. hewan
15. Rudi membuat layang-layang untuk dijual. Dalam ekonomi Rudi disebut....
a. Produsen
b. Konsumen
c. Distributor
d. Penyalur
II. Jawablah pertanyaan- pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan secara terinci mengapa air termasuk faktor produksi alam!
2. Tuliskan 2 alasan pemerintah harus berusaha meningkatkan hasil produksi!
3. Mesin-mesin, gedung dan truk tergolong modal tetap, Jelaskan alasannya!
1. Kegiatan produksi yang menggunakan faktbr-faktor produksi alam dan tenaga kerja disebut produksi ....
A. tidak langsung.
B. secara langsung.
C. sehari-hari.
D. ekonomi keluarga.
2. Pernyataan yang menunjukkan penggunaan faktor produksi modal adalah....
A. manusia memetik mangga.
B. mencari ikan menggunakan jasa.
C. menangkap ikan di sungai.
D. mengolah bahan mentah sampai jadi.
3. Mengolah kapas menjadi benang menggunakan keahlian untuk melaksanakan....
A. pemasaran hasil.
B. lokasi industri.
C. proses produksi.
D. modal industri
4. Produksi secara tidak langsung menggunakan faktor produksi, .....
A. modal lancar dan modal tetap
B. modal dan jtenaga kerja
C. tenaga terdidik dan teriatih
D. tenaga teriatih dan tenaga ahli
5. Mengolah tanah pertanian dan tanah perkebunan tergolong bidang usaha....
A. ekstratif
B. agraris
C. industri
D. niaga.
6. Mengolah getah karet menjadi krep termasuk bidang usaha....
A. jasa
B. niaga
C. industri
D. agraris
7. Tanah disebut faktor produksi alam sebab....
A. dengan tanah dapat menentukan kekayaan alam
B. tanah penunjang utama bagi manusia untuk berproduksi
C. baik kesuburan maupun luasnya dapat mempengaruhi hasil pertanian.
D. semua faktor yang dibutuhkan berasal dari tanah
8. Manakah yang tergolong tenaga kerja rohani....
A. tukang becak - kuli bangiman - pengarang
B. ilmuwan - pengarang/penulis - guru
C. kuli bangunan - ilmuwan-sarjana
D. tungkangangkutJbarang- guru -pengarang
9. Bahan baku industri, bensin dan uang termasuk modal ....
A. lancar
B. tetap
C. sosial
D. perorangan
10. Setiap pengusaha periu memiliki keahlian untuk memperoleh ....
A. kekuasaan C. keuntungan
B. pengaruh D. kedudukan
11. Berikut ini yang bukan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas barang adalah....
A. Fungsi/kegunaan suatu barang.
B. Wujud Luar
C. Biaya barang (nilai tukar)
D. Tempat produksi
12. Penyebab kualitas barang rendah adalah adalah....
A. Memilih dan meneliti bahan baku yang akan dipergunakan dalam proses produksi.
B. Merencanakan peralatan yang akan dipergunakan.
C. Meningkatkan penelitian mesin yang akan dipakai.
D. Rendahnya kualitas sumber daya manusia.
13. Modal yang tidak akan cepat habis dipakai dalam proses produksi, tetapi lama kelamaan akan menyusut nilainya disebut....
a. Modal lancar c. Modal pribadi
b. Modal tetap d. Modal sosial
14. Contoh sumber daya alam yang tidak terbatas adalah....
a. udara
b. minyak bumi
c. barang tambang
d. hewan
15. Rudi membuat layang-layang untuk dijual. Dalam ekonomi Rudi disebut....
a. Produsen
b. Konsumen
c. Distributor
d. Penyalur
II. Jawablah pertanyaan- pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan secara terinci mengapa air termasuk faktor produksi alam!
2. Tuliskan 2 alasan pemerintah harus berusaha meningkatkan hasil produksi!
3. Mesin-mesin, gedung dan truk tergolong modal tetap, Jelaskan alasannya!
Peningkatan Mutu/Kualitas Produksi
Peningkatan Mutu/Kualitas
Selain cara intensif dan cara ektensif, perluasan produksi dapat ditempuh pula dengan cara meningkatkan mutu atau kualitas barang.
Setiap perusahaan atau produsen menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen, oleh sebab itu perlu adanya usaha peningkatan mutu barang, yang dihasilkan sebab:
1. Konsumen mempunyai hak untuk memilih barang yang berkwalitas baik.
2. Adanya persaingan antarperusahaan yang memproduksi barang yang sejenis
3. Adanya standar mutu/kualitas barang yang ditentukan oleh pemerintah untuk dapat bersaing dengan barang produksi luar negeri.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas barang:
a. Fungsi/kegunaan suatu barang. Kualitas barang hendaknya sesuai dengan fungsi barang dalam memenuhi kebutuhan. Misalnya: kecepatan ketahanannya, bunyi kegunaannya, cara perawatannya dan kepercayaannya.
b. Wujud Luar. Suatu barang, walaupun dihasilkan dengan teknik modern, bila wujud/bentuk luarnya tidak menarik biasanya kurang lancar pemasarannya. Wujud luar suatu barang, bukan hanya terlihat dan bentuk tetapi juga warna, komposisi (seperti bungkusnya) dan hal- hal lainnya.
c. Biaya barang (nilai tukar). Konsumen beranggapan bahwa barang yang berharga mahal menjamin kwalitas barang tersebut. Walaupun sebenarnya biaya suatu barang tidak selamanya menentukan kualitas barang selalu baik/bermutu tinggi.
Cara meningkatan mutu/kualitas suatu barang adalah sebagai berikut.
a. Memilih dan meneliti bahan baku yang akan dipergunakan dalam proses produksi.
b. Merencanakan peralatan yang akan dipergunakan.
c. Meningkatkan penelitian mesin yang akan dipakai.
d. Meningkatan kwalitas sumber daya manusia yang akan
melaksanakan proses produksi.
Selain cara intensif dan cara ektensif, perluasan produksi dapat ditempuh pula dengan cara meningkatkan mutu atau kualitas barang.
Setiap perusahaan atau produsen menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen, oleh sebab itu perlu adanya usaha peningkatan mutu barang, yang dihasilkan sebab:
1. Konsumen mempunyai hak untuk memilih barang yang berkwalitas baik.
2. Adanya persaingan antarperusahaan yang memproduksi barang yang sejenis
3. Adanya standar mutu/kualitas barang yang ditentukan oleh pemerintah untuk dapat bersaing dengan barang produksi luar negeri.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas barang:
a. Fungsi/kegunaan suatu barang. Kualitas barang hendaknya sesuai dengan fungsi barang dalam memenuhi kebutuhan. Misalnya: kecepatan ketahanannya, bunyi kegunaannya, cara perawatannya dan kepercayaannya.
b. Wujud Luar. Suatu barang, walaupun dihasilkan dengan teknik modern, bila wujud/bentuk luarnya tidak menarik biasanya kurang lancar pemasarannya. Wujud luar suatu barang, bukan hanya terlihat dan bentuk tetapi juga warna, komposisi (seperti bungkusnya) dan hal- hal lainnya.
c. Biaya barang (nilai tukar). Konsumen beranggapan bahwa barang yang berharga mahal menjamin kwalitas barang tersebut. Walaupun sebenarnya biaya suatu barang tidak selamanya menentukan kualitas barang selalu baik/bermutu tinggi.
Cara meningkatan mutu/kualitas suatu barang adalah sebagai berikut.
a. Memilih dan meneliti bahan baku yang akan dipergunakan dalam proses produksi.
b. Merencanakan peralatan yang akan dipergunakan.
c. Meningkatkan penelitian mesin yang akan dipakai.
d. Meningkatan kwalitas sumber daya manusia yang akan
melaksanakan proses produksi.
Subscribe to:
Posts (Atom)