Friday, 14 October 2016

KOPERASI

KOPERASI
 Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial. Koperasi merupakan, kumpulan orang-orang bukan organisasi (kumpulan) modal. Tujuan koperasi adalah meningkatkah kesejahteraan lahir dan batin anggotanya. Keberadaan koperasi di Indonesia sangat dilindungi oleh pemerintah karena koperasi merupakan salah satu unsur penunjang dan memperkuat ekonomi bangsa.
Koperasi terdiri dari beberapa jenis. Jenis-jenis koperasi didasarkan pada kebutuhan dan efisiensi dalam ekonomi, sesuai dengan sejarah timbulnya gerakan koperasi. Secara garis besar, koperasi terdiri dari 5 jenis, yaitu sebagai berikut.

a. Koperasi konsumsi
Koperasi konsumsi adalah koperasi yang menyediakan barang yang dibutuhkan setiap hari, misalnya barang pangan seperti beras, gula garam, dan lain-lain. Kemudian tersedia pula barang sandang, seperti kain, sabun, minyak.
Tujuan koperasi konsmsi adalah agar anggota koperasi dapat membeli barang konsumsi di koperasi tersebut. Utuk melayani kebutuhan anggotanya, koperasi konsumsi mengadakan usaha pembelian barang-barang konsumsi, menyalurkannya kepada anggota dengan harga yang layak, dan membuat sendiri barang-barang konsumsi untuk keperluan anggota.

b. Koperasi kredit atau koperasi simpan pinjam
Koperasi kredit didirikan untuk memberikan kesempatan kepada anggotanya memperoleh pinjaman dengan mudah dan bunga yang ringan. Untuk dapat memberikan pinjaman atau kredit, koperasi ini memerlukan modal. Modal utama koperasi berasal dari simpanan anggota sendiri. Dari simpanan anggota itu digunakan untuk memberikan pinjaman kepada anggota lain yang membutuhkan.

c. Koperasi Produksi
Koperasi produksi adalah koperasi yang begerak dalam bidang kegiatan ekonomi pembuatan dan penjualan barang-barang baik yang dilakuan oleh koperasi maupun anggota-anggota koperasi.Contoh koperasi produksi adalah koperasi peternak sapi perah, koperasi kerajinan, koperasi pertanian, dan lain-lain.

d. Koperasi jasa
Koperasi jasa dalah koperasi yang berusaha di bidang penyediaan jasa tertentu bagi para anggota maupun masyarakat umum. Contoh dari koperasi ini adalah koperasi angkutan, koperasi perencanaan dan konstruksi bangunan, koperasi jasa audit, koperasi asuransi Indonesia, koperasi perumahan nasional, dan lain-lain.

e. Koperasi Unit Desa (KUD)
Untuk meningkatkan produksi kehidupan masyarakat di pedesaan, pemerintah menganjurkan pembentukan koperasi unit desa (KUD). Beberapa desa dalam wilayah kecamatan merupakan satu kesatuan potensi ekonomi. dengan demikian dianjurkan membentuk satu koperasi yang disebut Koperasi Unit Desa.
Adapun yang berhak menjadi anggota KUD adalah orang-orang ang bertempat tinggal dan menjalankan usahanya di wilayah unit kerja koperasi itu. Mengingat kebutuhan masyarakat beraneka ragam, KUD mempunyai beberapa fungsi meliputi:
1)     perkreditan
2)     penyediaan dan penyaluran sarana produksi pertanian dan keperluan hidup sehari-hari.
3)     pengolahan  serta pemasaran hasil pertanian.
4)     pelaanan jasa lain.
5)     melakukan kegiatan ekonomi lainnya.

JENIS-JENIS BADAN USAHA MENURUT TANGGUNG JAWAB PEMILIKNYA

jenis-jenis badan usaha menurut tanggung jawab pemiliknya
Untuk menjalankan perusahaan perlu dibentuk badan usaha. Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum) dan ekonomi untuk memperoleh keuntungan. Badan Usaha menurut pemiliknya terdiri dari :
1.   Badan Usaha milik swasta
2.   Badan Usaha milik negara
3.   Koperasi
4.   Yayasan.

1.   Badan Usaha Milik Swasta
Badan usaha milik swasta adalah kegiatan usaha di bidang ekonomi yang secara keseluruhan dikelola oleh swasta. Pihak pemerintah menjamin penuh keberadaan perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia serta mendorong, agar perusahaan swasta menjadi maju, sebab maju mundumya perusahaan yang dikelola oleh swasta sangat mempengaruhi pendapatan pemerintah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan bentuk badan usaha adalah:
a.   Besarnya modal yang diperlukan
b.   Keberlangsungan hidup perusahaan yang didirikan
c.   Tanggung jawab terhadap utang piutang perusahaan
d.   Pimpinan badan usaha

Badan usaha milik swasta terdiri dari berbagai bentuk, yaitu sebagai berikut.
a.   Badan Usaha Perorangan
Perusahaan perseorangan adalah suatu bentuk usaha yang seluruh modalnya milik perseorangan. Perusahan perseorangan adalah perusahaan yang paling banyak jumlahnya. Hal ini karena perusahaan perorangan mudah dibentuk dan tidak membutuhkan banyak modal. Dengan demikian perusahaan ini dilakukan secara kecil-kecilan. Contoh perusahaan ini adalah  pedagang es, rumah makan, toko bahan bangunan, toko makanan dan minuman, dan lain-lain.
Hasil dari perusahaan perseorangan adalah untuk dinikmati dirinya sendiri. Ia berhak nenentukan sendiri usahanya. Keberhasilan dan kegagalan perusahaan itu bergantung pada dirinya sendiri. 
Perusahaan perseorangan memiliki kelebihan dan kelemahan.
1)    Kebaikan badan usaha perorangan
    a)       Pemilik modal langsung menjadi pimpinan perusahaan.   
    b)      Keuntungan seluruhnya jatuh ke tangan pemilik modal.
    c)       Keputusan cepat diambil.
    d)       Memiliki kebebasan untuk bergerak.
    e)       Biaya perusahaan dapat ditekan serendah mungkin.                   
2)     Keburukan Badan Usaha Perorangan
    a)       Perusahaan sukar berkembang karena modal terbatas.
    b)       Risiko perusahaan (kerugian perusahaan) menjadi tanggung jawab                 perorangan.
    c)    Kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada pimpinan.

b.   Persekutuan Firma (Fa)
Persekutuan firma adalah salah satu bentuk badan usaha yang dimiliki oleh beberapa orang. Modal usaha diperoleh dari masing-masing anggota. Namun, terkadang mereka meminjam modal dari lembaga keuangan. Maju mundurnya perusahaan ini adalah tanggung jawab bersama. Masing masing anggota mempunyai tugas untuk menjalankan dan mengembangkan perusahaan yang mereka dirikan.
Badan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya.   
1)    Kebaikan Firma
    a)   Resiko perusahaan ditanggung bersama.
    b)   Keuntungan dibagikan dengan jumlah yang sama
    c)   Keputusan dapat dipertimbangkan dengan masak
2)    Keburukan Firma
    a)          Tanggung jawab anggota tidak terbatas
    b)               Keputusan sukar diambil karena pemimpinnya lebih dari satu.
    c)   Modal yang tertanam diperusahaan sukar diambil.

c.    Persekutuan Komaditer (CV)
Persekutuan komanditer adalah salah satu bentuk badan usaha yang modalnya diperoleh dari anggota (sekutu). Anggota CV disebut sekutu yang terdiri dari:
1)       Sekutu  aktif yaitu,  anggota perusahaan  yang menjalankan kegiatan perusahaan sehari-hari dan bertanggung jawab penuh atas utang piutang perusahaan.
2)       Sekutu pasif (diam) yaitu, anggota perusahaan yang hanya sebagai penanam modal dan tidak ikut serta menjalankan kegiatan perusaaan.

CV memilii kelebihan dan keburukannya, yaitu sebagai berikut.
1)    Kebaikan CV
    a.   Kebutuhan modal mudah terpenuhi
    b.   Tanggung jawab anggota terbatas
    c.   Pemilik modal memperoleh saham
2)    Keburukan CV
    a.       Pimpinan lebih dari satu orang, sehingga sering terjadi perselisihan.
    b.       Keputusan sukar diambil.
    c.       Risiko perusahaan menjadi beban sekutu aktif

d. Perseroan Terbatas (PT = NV).
Perseroan Terbatas adalah salah satu bentuk badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan: saham-saham= Sero, pemilik saham disebut pesero.
Bunga saham disebut deviden, yang dinyatakan dengan % (persen). Kekuasaan tertinggi pada sebuah PT terletak pada pemegang saham. Tanggung jawab pesero (anggota) hanya terbatas kepada besamya saham atau sebesar modal yang tertanam pada perusahaan (PT) tersebut.
Untuk membuat sebuah PT tidaklah mudah ada beberapa persyaratan dan langkah pembuatannya adalah sebagai berikut.
1.       Dua orang atau lebih membuat akte pendirian atau akte notaris pembentukan PT. Yang disetujui dan disahkan oleh Menteri Kehakiman.
         Isi akte notaris tersebut memenuhi persyaratan :
         a.       Nama PT
     b.       Tujuan pembentukan PT yang dicantumkan dalam anggaran dasar tidak bertentangan         dengan kesusilaan dan ketertiban umum.
     c.       PT berkedudukan di Indonesia.
     d.       Jumlah modal perseroan.
     e.       Sebelum memperoleh pengesahan, sepersepuluh dari modal PT harus sudah disetor.
2.       Setelah disahkan oleh Menteri Kehakiman, didaftarkan ke Pengadilan Negeri lalu diumumkan
3.       Apabila perusahaan telah menjalankan kegiatan sebelum pengesahan Menteri Kehakiman diterima, maka segala risiko perbuatan ditanggung oleh pendiri persero.

PT terdiri dari berbagai jenis, yaitu sebagai berikut.
1.       PT.  Umum, adalah sejenis PT yang modalnya diperoleh dari penjualan saham secara umum.
2.       PT. Perseroan adalah PT yang seluruh sahamnya jatuh ke tangan seseorang dan kemudian     dia pula langsung sebagai direkturnya.
3.      PT  Terbuka  adalah  PT  yang  terbuka  untuk setiap orang.
4.     PT. Tertutup adalah PT. yang saham-sahamnya di berikan atas nama atau pembeli saham masih mempunyai hubungan kekeluargaan.

Kebaikan dan keburukan PT adalah sebagai berikut.
Kebaikan PT:
a.       Tanggung jawab/resiko kerugian terbatas yaitu sebesar modal yang ditarima pada perusahaan.
b.       Kedudukan pemilik dan pengusaha satu sama lain terpisah.
c.       Kelangsungan hidlip PT lebih terjamin.
d.       Mudah memperoleh modal.
Keburukan PT
a.       Rahasia perusahaan kurang terjamin
b.       Para pemegang saham (pesero) kurang memperhatikan perusahaan.
c.       Biaya rumahtangga perusahaan cukup besar.


2.  Badan Usaha Milik Negara
Badan usaha milik negara merupakan segala kegiatan di bidang ekonomi yang dikelola oleh negara dan modal seluruhnya milik pemerintah dengan tujuan untuk melayani kepentingan masyarakat.
Pengurus perusahaan negara diangkat dan diberhentikan oleh pemerintah. Perusahaan negara bergerak di berbagai bidang. Perusahaan ini ada yang begerak di bidang listrik, air, televisi, pos, bank,  perdagangan, perkebunan, asuransi, minyak, bangunan, dan angkutan.
Adapun perusahaan milik negara itu contohnya: PT INTI, PT TELKOM, PT PINDAD, PT PLN, PT KERETA API, PT POS, dan PERUM PEGADAIAN.

JENIS PERUSAHAAN MENURUT LAPANGAN USAHA

JENIS PERUSAHAAN MENURUT LAPANGAN USAHA
Telah kita ketahui bahwa perusahaan yang ada di sekitar kita beragam jenisnya. Menurut lapangan usahanya, perusahaan dibedakan menjadi:

1. Perusahaan Ekstratif
Perusahaan ekstratif merupakan bidang usaha yang ditujukan untuk memperoleh segala sesuatu yang telah disediakan oleh alam tanpa merubah bentuk lain. Contoh: usaha pertambangan minyak bumi, tambang timah, tambang batu bara, usaha penangkap ikan di laut.


2.       Perusahaan di bidang agraris
Perusahaan di bidang agraris merupakan bidang usaha yang ditujukan untuk mengolah tanah pertanian maupun tanah perkebunan Pertanian palawija dan perkebunan kopi. Hal ini didukung oleh tanah yang subur, sehingga memungkinkan ditanamnya berbagai hasil pertanian dan perkebunan.
Perkebunan yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, membuat Indonesia terkenal sebagai penghasil teh, kopi, karet, serta tembakau. Kini perkebunan itu diperluas dan sebagian sudah diselenggarakan oleh rakyat sendiri.









3.   Perusahaan di bidang industri
Kerja Industri merupakan bidang usaha yang ditujukan untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan baku, atau dari bahan mentah langsung menjadi bahan siap pakai. Contoh : industri benang, industri tekstil, industri karet.

4.   Perusahaan di Bidang Perdagangan
Perusahaan di bidang perdagangan merupakan bidang usaha yang ditujukan padajual beli barang yang dihasilkan oleh industri maupun pertanian dan ekstratif. Contoh: toko-toko, ekspor-impor.  

SOAL-SOAL LATIHAN KONSUMSI

I.       Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, dan D untuk pilihan jawaban     yang kau anggap paling tepat!

1.       Dalam melakukan tindakan konsumsi setiap orang berbeda, karena ....
            A.     cara hidup dan lingkungan orang berbeda-beda.
            B.      barang yang dihasilkan setiap produsen harganya berbeda-beda.
            C.      barang dan jasa yang dimiliki setiap orang kualitasnya berbeda- beda
            D.     cara membandingkan harga dan kwalitas barang setiap orang berbeda-        beda.
2.      Yang tergolong kegiatan konsumsi adalah ....
           A. berpakaian, menghasilkan barang, makan.
           B.  makan, minum, membeli radio, dan TV.
           C.  membeli meja dan kursi, menghasilkan barang.
           D. menghasilkan barang, jasa, berpakaian, makan       
   
3.       Setiap orang dapat memenuhi kebutuhannya secara layak, apabila....
            A. berbadan sehat           
            B.  berpendidikan           
    C.  berpenghasilan
    D. berpengalaman.

4.       Pendapatan yang diterima oleh warga masyarakat sangat tergantung pada....
            A. biaya rumah tangga produksi
            B. jumlah barang dan jasa yang dibutuhkan
            C.  keahlian dan keterampilan yang dimiliki
            D. pertambahan jumlah dan macam kebutuhan

5.       Tingkat harga barang di pasar di pengaruhi oleh....
            A.  biaya rumah tangga produksi
            B.  pertambahan jumlah dan macam barang
            C.  keahlian dan keterampilan seseorang
            D. cara hidup dan lingkungan konsumen.

6.        Konsumsi mengandung pengertian ....
    A.     menghasilkan barang/jasa untuk mencukupi kebutuhan
    B.      menyampaikan barang dari produsen ke tangan konsumen.
    C.      memakai barang/jasa sampai habis baik cepat maupun lambat
    D.     memperoleh barang dengan pengorbanan yang keras.

7.       Tingkat konsumsi masyarakat tergantung pada....
    A. penghasilan               
    B.  pendidikan               
    C.  kesehatan
    D. lingkungan
       
8.     Rini diberi uang jajan oleh ibunya.Namun, saat di sekolah ia membutuhkan buku tulis untuk belajar. Akhirnya, Rini membeli buku tulis dengan uang jajannya. Perilaku demikian adalah....
    A. Perilaku penggunaan uang secara cermat.
    B.    Perilaku pemborosan
    C. Perilaku sia-sia
    D. Perilaku salah dalam penggunaan uang.

9.    Suatu ketika, harga barang-barang melambung tinggi. Melambungnya harga barang disebabkan oleh....
    A.    Turunnya biaya produksi.
    B.    Tingginya biaya produksi
    C.     Sedikitnya permintaan
    D.    Tidak ada permintaan

10.    Berikut ini adalah perilaku hidup hemat....
    A.    Membeli barang-barang tanpa perhitungan.
    B.    Membelanjakan uang untuk barang-barang yang tidak diperlukan.
    C.     Tidak pernah jajan.
    D.    Tidak mau memberi orang.
               
II.      Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan  singkat dan jelas!
1.       Mengapa dalam melakukan tindakan konsumsi setiap orang berbeda-beda?
2.       Tuliskan 4 cara untuk melaksanakan pola hidup sederhana!
3.       Jelaskan! Mengapa setiap orang diharuskan dapat mengatur pembelian barang dengan kebutuhan?

PENGGUNAAN UANG SECARA CERMAT

PENGGUNAAN UANG SECARA CERMAT

Dalam kehidupan sehari-hari, kita membutuhkan uang. Uang digunakan untuk membelanjakan berbagai bahan kebutuhan sehari-hari. Begitu banyaknya kebutuhan kita sehari-hari, membuat kita harus dapat membelanjakan uang secara cermat.
1.       Menetapkan prioritas kebutuhan barang yang harus diutamakan.
2.       Pengeluaran disesuaikan dengan pendapatan yang diterima.
3.       Tidak terpengaruh oleh konsumsi lingkungan hidup.
4.       Tidak memaksakan diri membeli barang, karena takut ketinggalan zaman.
5.       Menghindari sifat boros, misalnya membeli barang di luar rencana semula, ukuran kurang tepat, kurang penting.
6.       Tidak terpengaruh oleh reklame/iklan yang menarik.
7.       Dapat memperhatikan dan membandingakan harga serta kualitas barang yang akan dibeli. Sebaiknya para konsumen hidup menurut pola sederhana artinya sesuai dengan kemampuan.

TINGKAH LAKU KONSUMSI

TINGKAH LAKU KONSUMSI
Pemerintah berusaha menciptakan masyarakat Indonesia yang adil makmur. Adil dalam arti pembagian pendapatan masyarakat secara merata, setiap warga mendapat sumber penghasilan. Dengan penghasilan itu dapat dibeli barang untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak. Kehidupan yang layak menjadi idaman bagi setiap warga masyarakat. yaitu kehidupan dimana segala kebutuhan material  (barang dan Jasa),  ataupun spritual (Rohani)  dapat terpenuhi dalam jumlah dan kualitas yang cukup memadai.
Hidup yang layak tergantung pada 3 faktor:
1.       Faktor pendapatan yang diperoleh.
2.       Faktor tersedianya barang dan jasa.
3.       Faktor harga barang dan jasa.

Pendapatan yang diterima oleh setiap warga sangat bergantung pada:
1.       Tersedianya kesempatan kerja dalam masyarakat.
2      Keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap warga.

Tersedianya barang dan jasa tergantung pada:
1.  Kegiatan produsen yang menghasilkan barang.
2.  Tingkat harga pasar.

Tingkat harga pasar dipengaruhi oleh :
1.  Biaya produksi.
2.  Jumlah permintaan dan penawaran.

Penghasilan masyarakat yang terbatas dan kebutuhan yang tidak terbatas, mengharuskan setiap orang dapat mengatur pembelian barang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya:
1.       Kebutuhan pokok/primer yang berupa sandang, pangan, dan papan harus didahulukan.
2.       Rekreasi dapat dipenuhi jika penghasilan memungkinkan
3.       Pertambahan jumlah dan macam kebutuhan dipenuhi dengan cara menambah penghasilan.

Makin tinggi penghasilan/pendapatan, makin tinggi tingkat konsumsi. Hal ini umumnya berlaku untuk rumah tangga masyarakat secara menyeluruh. Tingkat golongan pendapatan/pengahasilan. Tingkat harga pasar dipengaruhi oleh:
1.       Biaya produksi
2.       Jumlah permintaan dan penawaran

PENGERTIAN KONSUMSI

Pengertian Konsumsi

Konsumsi adalah pemakaian barang atau jasa baik secara cepat ataupun lambat yang berangsur-angsur habis.
Dalam kehidupan sehari-hari, konsumsi sering hanya dihubungkan dengan makanan dan minuman. Hal ini bisa kita mengerti karena makanan dan minuman itu, betapapun banyaknya akan cepat habis dimakan oleh beberapa orang.
Selain kegiatan makan dan minum, yang juga termasuk konsumsi adalah:
1.       memakai baju, celana, sepatu, dan sandal
2.       menempati rumah
3.       menggunakan alat-alat rumah tangga seperti, meja kursi, lemari, radio dan televisi.
 Jadi konsumsi mencakup setiap kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi atau menghabiskan fungsi ekonomi suatu benda. Orang yang melakukan tindakan konsumsi  disebut konsumen. Dalam melakukan tindakan konsumsi, setiap orang berbeda-beda tergantung dari cara hidup dan lingkungan di mana orang tersebut berada.
 Daya guna barang-barang konsumsi tergantung dari tinggi rendahnya kualitas barang yang dipakai. Besar kecilnya usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup terhadap barang konsumsi, tergantung juga dari penghasilan seseorang. Penghasilan dipergunakan untuk  memenuhi kebutuhan hidup terhadap barang beraneka macam secara bertingkat. Tingkat konsumsi seseorang atau suatu masyarakat menunjukkan tingkat kesejahteraan dan kemakmuran.  ‘’

SOAL LATIHAN KEGIATAN PRODUKSI

Berilah tanda silang pada huruf A, B, C,   dan D untuk pilihan jawaban     yang benar!

1.       Kegiatan produksi yang menggunakan faktbr-faktor produksi alam dan tenaga kerja disebut produksi ....
    A.     tidak langsung.
        B.      secara langsung.
        C.      sehari-hari.
        D.     ekonomi keluarga.

2.     Pernyataan yang menunjukkan penggunaan faktor produksi modal adalah....
    A.     manusia memetik mangga.
    B.    mencari ikan menggunakan jasa.
    C.      menangkap ikan di sungai.
    D.     mengolah bahan mentah sampai jadi.

3.     Mengolah kapas menjadi benang menggunakan keahlian untuk melaksanakan....
    A.     pemasaran hasil.      
    B.      lokasi industri.        
    C.     proses produksi.
    D.     modal industri

4.     Produksi secara tidak langsung menggunakan faktor produksi, .....
    A.     modal lancar dan modal tetap
    B.      modal dan jtenaga kerja
     C.      tenaga terdidik dan teriatih
     D.     tenaga teriatih dan tenaga ahli

5.     Mengolah tanah pertanian dan tanah perkebunan tergolong bidang usaha....
     A.     ekstratif      
     B.      agraris        
    C.     industri
    D.     niaga.

6.    Mengolah getah karet menjadi krep termasuk bidang usaha....   
    A.     jasa          
     B.      niaga         
    C.        industri
    D.        agraris

7.     Tanah disebut faktor produksi alam sebab....
     A.     dengan tanah dapat menentukan kekayaan alam
     B.      tanah penunjang utama bagi manusia untuk berproduksi
     C.      baik kesuburan maupun luasnya dapat mempengaruhi hasil pertanian.
     D.     semua faktor yang dibutuhkan berasal dari tanah

8.       Manakah yang tergolong tenaga kerja rohani....
            A.     tukang becak - kuli bangiman - pengarang
            B.      ilmuwan - pengarang/penulis - guru
            C.      kuli bangunan - ilmuwan-sarjana
           D.     tungkangangkutJbarang- guru -pengarang

9.       Bahan baku industri,  bensin dan uang termasuk modal ....
            A.     lancar
            B.      tetap
            C.      sosial
            D.     perorangan   

10.     Setiap pengusaha periu memiliki keahlian untuk memperoleh ....
            A.     kekuasaan                C.      keuntungan
            B.      pengaruh                      D.     kedudukan                 

11.    Berikut ini  yang bukan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas barang adalah....
    A.     Fungsi/kegunaan suatu barang.
    B.    Wujud Luar
    C.       Biaya barang (nilai tukar)
    D.    Tempat produksi

12.    Penyebab kualitas barang rendah adalah adalah....
    A.    Memilih dan meneliti bahan baku yang  akan dipergunakan dalam         proses produksi.
    B.       Merencanakan peralatan yang akan dipergunakan.
    C.       Meningkatkan penelitian mesin yang akan dipakai.
    D.       Rendahnya kualitas sumber daya manusia.

13.     Modal yang tidak akan cepat habis dipakai  dalam proses produksi, tetapi     lama kelamaan akan menyusut nilainya  disebut....
    a.     Modal lancar            c.     Modal pribadi
    b.     Modal tetap            d.     Modal sosial

14.    Contoh sumber daya alam yang tidak terbatas adalah....
    a.     udara
    b.     minyak bumi
    c.     barang tambang
    d.    hewan

15.    Rudi membuat layang-layang untuk dijual. Dalam ekonomi Rudi disebut....
    a.     Produsen                   
    b.     Konsumen
    c.     Distributor   
    d.     Penyalur


II.      Jawablah pertanyaan- pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
   
1.       Jelaskan secara terinci mengapa air termasuk faktor produksi alam!
2.       Tuliskan 2 alasan pemerintah harus berusaha meningkatkan hasil produksi!
3.       Mesin-mesin, gedung dan truk tergolong modal tetap, Jelaskan alasannya!

Peningkatan Mutu/Kualitas Produksi

Peningkatan Mutu/Kualitas

Selain cara intensif dan cara ektensif, perluasan produksi dapat ditempuh pula dengan cara meningkatkan mutu atau kualitas barang.
Setiap perusahaan atau produsen menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen, oleh sebab itu perlu adanya usaha peningkatan mutu barang, yang dihasilkan sebab:
1.       Konsumen mempunyai hak untuk memilih  barang yang berkwalitas baik.
2.       Adanya persaingan antarperusahaan yang memproduksi barang yang sejenis
3.       Adanya standar mutu/kualitas barang yang ditentukan oleh pemerintah untuk dapat bersaing dengan barang produksi luar negeri.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas barang:
a.       Fungsi/kegunaan suatu barang. Kualitas barang hendaknya sesuai dengan fungsi barang dalam memenuhi kebutuhan. Misalnya: kecepatan ketahanannya, bunyi kegunaannya, cara perawatannya dan kepercayaannya.
b.       Wujud Luar. Suatu barang, walaupun dihasilkan dengan teknik modern, bila wujud/bentuk luarnya tidak menarik biasanya kurang lancar pemasarannya. Wujud luar suatu barang, bukan hanya terlihat dan bentuk tetapi juga warna, komposisi (seperti bungkusnya) dan hal- hal lainnya.
c.       Biaya barang (nilai tukar). Konsumen beranggapan bahwa barang yang berharga mahal menjamin kwalitas barang tersebut. Walaupun sebenarnya biaya suatu barang tidak selamanya menentukan kualitas barang selalu baik/bermutu tinggi.

Cara meningkatan mutu/kualitas suatu barang adalah sebagai berikut.
a.       Memilih dan meneliti bahan baku yang akan dipergunakan dalam proses produksi.
b.       Merencanakan peralatan yang akan dipergunakan.
c.       Meningkatkan penelitian mesin yang akan dipakai.
d.       Meningkatan kwalitas sumber daya manusia yang akan
        melaksanakan proses produksi.

Cara Meningkatkan Hasil Produksi di Bidang Pertanian

Cara Meningkatkan Hasil Produksi di Bidang Pertanian

Pertambahan penduduk harus diimbangi dengan pertambahan jumlah produksi, jika penduduk terus bertambah dan produksi tetap, maka akan terjadi kemiskinan, kelaparan, dan sebagainya.
Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian adalah sebagai berikut.
1.       Intensifikasi yaitu meningkatkan hasil produksi di atas lahan yang tetap dengan melaksanakan pancausaha, seperti: pemilihan bibit unggul, pemupukan (pengolahan tanah), irigasi yang teratur, pemberantasan hama dan mekanisasi (pemakaian alat-alat modem). Hal ini biasa dilakukan di daerah yang padat penduduknya, seperti: P. Jawa, Bali, Lombak dan Madura.
2.       Ekstensifikasi, yaitu, dengan menambah luas tanah pertanian. Biasanya dilakukan di daerah yang jarang penduduknya seperti : P. Kalimantan, Sulawesi dan Irian.
3.       Diversifikasi yaitu, dengan menanam berbagai jenis tanaman dalam suatu areal lahan pertanian untuk menanggulangi resiko kegagalan.
4.       Rehabilitasi yaitu, dengan menggantikan tanaman lama dengan tanaman barn yang lebih produktif.

FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI

Faktor-faktor Produksi

Manusia dalam memenuhi kebutuhannya melakukan kegiatan produksi melalui suatu proses. Proses produksi meliputi segala kegiatan yang memenuhi kebutuhan hidup baik secara lansung maupun tidak langsung, sehingga tercapai apa yang menjadi tujuan. Untuk melakukan produksi terdapat bermacam-macam faktor produksi, yaitu sebagai berikut.
Faktor Produksi asli terdiri dari hal-hal sebagai berikut.

1.    Sumber Daya Alam
Faktor produksi daya alam adalah segala sesuatu yang telah disediakan     oleh alam untuk dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam usahanya     untuk mencapai tujuan, di antaranya berupa:
a.       Tanah baik luas maupun kesuburannya dapat mempengamhi hasil     produksi pertanian atau hasil produksi perkebunan, juga tanah dapat     digunakan sebagai rumah tinggal, gedung-gedung pabrik, jalan raya,     dan sebagainya.
b.       Air meropakan salahsatu unsur kehidupan manusia tanpa air manusia tidak akan dapat hidup. Dewasa  ini air dipergunakan sebagai penggerak tenaga listrik, irigasi (pengairan) dan juga perikanan.
c.       Udara (iklim) juga salah satu unsur kehidupan manusia, tanpa udara manusia akan matijuga dengan iklim dapat menentukan hasil pertanian dan hasil tambang. Contoh : minyak bumi banyak terdapat di negara-negara yang beriklim panas (tropika).
d.       Barang tambang (minyak bumi, gas alam, grafit, wolfram) sangat menunjang kelancaran kegiatan manusia sehari-hari dan menjadi modal bagi suatu negara karena menghasilkan devisa.

2.    Sumber Daya Manusia
Faktor produksi sumber daya manusia, baik jasmani maupun rohani sangat menunjang kegiatan berproduksi.
a.       Tenaga kerja jasmani adalah aktivitas yang banyak menggunakan fisik/jasmani. Contoh: tukang becak, kuli bangunan, tukang angkut barang dan sebagainya.
b.       Tenaga kerja rohani adalah aktivitas yang banyak menggunakan fikiran. Contoh: guru, dokter, pengarang/penulis buku, ilmuwan dan para sarjana.

3.    Modal
Faktor produksi modal adalah setiap benda/barang yang dipergunakan sebagai alat dalam proses produksi. Misalnya: uang, mesin-mesin, gedung, truk. Menurut fungsinya modal dapat dibedakan menjadi hal-hal sebagai berikut.
a.       Modal masyarakat (modal sosial) modal yang dapat digunakan dalam produksi dan juga berguna bagi masyarakat. Contoh : gedung-gedung sekolah, jalan raya, pasar.
b.      Modal perorangan (pribadi) adalah modal yang dapat menjadi sumber penghasilan bagi pemiliknya tanpa turut aktif bekerja. Contoh: pesero     (pemilik saham), deposito.

    Menurut sifatnya modal dapat dibedakan menjadi hal-hal sebagai berikut.
a.      Modal tetap yaitu modal yang tidak akan cepat habis dipakai dalam     proses produksi, tetapi lama kelamaan akan menyusut nilainya (rusak).
        contoh: mesin-mesin industri gedung, mobil, truk.
b.      Modal lancar yaitu modal yang hanya dapat digunakan sekali dalam proses atau modal yang akan cepat habis dipakai. Contoh : uang, bahan baku, industri, bensin dan sebagainya.

4.     Keahlian (Skill)
Keahlian dalam proses produksi berperan sebagai pengatur kerjasama antara faktor produksi alam, tenaga kerja dan modal untuk mencapai tujuan yang diharapkan yaitu memperoleh laba/keuntungan sebesar-besarnya oleh sebab itu pengusaha selalu melakukan hal-hal sebagai berikut.
a.       Membuat program perencanaan yang tepat dan jelas
b.       Mengatur secara keseluruhan
c.       Mengadakan  pengawasan  secara  keseluruhan  terhadap faktor-faktor produksi
d.       Memberikan jaminan kesejahteraan yang layak/wajar terhadap seluruh karyawan.

JENIS-JENIS PRODUKSI

Jenis-jenis Produksi
Kegiatan produksi yang dilakukan manusia sangat beragam. Namun, secara umum kegiatan itu dikelompokkan menjadi beberapa bidang.

1.       Bidang Usaha Ekstratif
Kegiatan produksi di bidang ekstraktif adalah usaha memperoleh benda/barang yang disediakan oleh alam. Segala yang terdapat di alam kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Misalnya: Para nelayan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mencari ikan di laut. barang tambang, pengumpulan hasil hutan, menangkap ikan.














2.   Bidang Usaha Agraris
Kegiatan usaha di bidang agraris ialah usaha untuk mengolah lahan pertanian dan perkebunan. Indonesia yang memiliki tanah yang subur telah menghasilkan hasil pertanian dan perkebunan yang melimpah. Kita tahu pula bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia bekerja di bidang pertanian.



3.   Bidang Usaha Industri
Kegiatan produksi di bidang industri adalah usaha untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau mengolah bahan mentah menjadi barang jadi yang siap pakai. Misalnya: mengolah kapas menjadi benang tenun, kemudian benang tenun dipintal menjadi tekstil. Kemudian, tekstil diolah menjadi pakaian jadi.


4.  Bidang Usaha Niaga (Perdagangan)
Kegiatan produksi di bidang niaga adalah usaha/kegiatan mengumpulkan dan menyalurkan hasil produksi ke tempat konsumen yang membutuhkan.

5.       Bidang Usaha Jasa
Kegiatan produksi di bidang usaha jasa adalah usaha yang menghasilkan/memberikan jasa kepada konsumen. Contoh: Travel biro/biro perjalanan, CV, Titipan kilat, Perbankan, Perhotelan, Asuransi, rental mobil.

JENIS-JENIS PRODUKSI

Jenis-jenis Produksi
Kegiatan produksi yang dilakukan manusia sangat beragam. Namun, secara umum kegiatan itu dikelompokkan menjadi beberapa bidang.

1.       Bidang Usaha Ekstratif
Kegiatan produksi di bidang ekstraktif adalah usaha memperoleh benda/barang yang disediakan oleh alam. Segala yang terdapat di alam kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Misalnya: Para nelayan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mencari ikan di laut. barang tambang, pengumpulan hasil hutan, menangkap ikan.














2.   Bidang Usaha Agraris
Kegiatan usaha di bidang agraris ialah usaha untuk mengolah lahan pertanian dan perkebunan. Indonesia yang memiliki tanah yang subur telah menghasilkan hasil pertanian dan perkebunan yang melimpah. Kita tahu pula bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia bekerja di bidang pertanian.



3.   Bidang Usaha Industri
Kegiatan produksi di bidang industri adalah usaha untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau mengolah bahan mentah menjadi barang jadi yang siap pakai. Misalnya: mengolah kapas menjadi benang tenun, kemudian benang tenun dipintal menjadi tekstil. Kemudian, tekstil diolah menjadi pakaian jadi.


4.  Bidang Usaha Niaga (Perdagangan)
Kegiatan produksi di bidang niaga adalah usaha/kegiatan mengumpulkan dan menyalurkan hasil produksi ke tempat konsumen yang membutuhkan.

5.       Bidang Usaha Jasa
Kegiatan produksi di bidang usaha jasa adalah usaha yang menghasilkan/memberikan jasa kepada konsumen. Contoh: Travel biro/biro perjalanan, CV, Titipan kilat, Perbankan, Perhotelan, Asuransi, rental mobil.

PRINSIP EKONOMI

PENGERTIAN PRINSIP EKONOMI
Prinsip ekonomi adalah suatu ketentuan yang dipegang teguh oleh setiap orang untuk berusaha dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya (seminimal mungkin) guna memperoleh hasil yang sebesar-besarnya (semaksimal mungkin).
1.     Pengorbanan : bisa berbentuk biaya, uang, waktu, atau kebutuhan yang terpaksa dikorbankan karena tidak dapat dipenuhi.
2.     Hasil: terpenuhinya suatu kebutuhan, baik itu kebutuhan individu, masyarakat perusahaan, ataupun negara.
   
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu berhadapan dengan berbagai kemungkinan tindakan yang dapat dipilih, sehingga manusia harus bertindak ekonomis. Artinya sesuai dengan asas ekonomi yaitu berusaha dengan alat tersedia untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya atau dengan pergorbanan yang sekecil-kecilnya memperoleh hasil yang memuaskan. Asas ekonomi ini oleh para ahli dipergunakan sebagai dasar untuk menyusun teori ekonomi.

PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM MOTIF EKONOMI

MOTIF EKONOMI
Motif ekonomi adalah alasan yang mendorong manusia melakukan tindakan ekonomi. Mengapa manusia hidup berkeinginan atau berkehendak? Seseorang melakukan suatu tindakan atau usaha karena didorong oleh suatu keinginan atau kehendak. Keinginan yang mendorong  manusia untuk bertindak disebut motif.
Motif ekonomi mendorong anggota masyarakat untuk berusaha mencari nafkah kebutuhan hidup dengan berbagai cara.



1.     Macam-macam Motif yang Mendorong Manusia untuk Melakukan Suatu Tindakan
Ada beberapa motif yang mendorong orang untuk melakukan suatu tindakan. Motif tersebut adalah sebagi berikut.
a.      Motif untuk memperoleh laba/keuntungan
Banyak usaha yang dapat dilakukan untuk memperoleh laba/keuntungan dengan tidak merugikan orang/pihak lain, misalnya: 
1)     meningkatkan kualitas barang yang dihasilkan.
2)     memberi pelayanan yang baik waktu menimbang atau mengukur.  
 
b.  Motif Memperoleh Kekuasaan
Biasanya perusahaan besar sekalipun sudah berpengaruh luas di masyarakat, masih terus berusaha keras untuk terus memperluas usahanya, misalnya: Seorang pengusaha yang telah sukses di bidang ekspor-impor, masih berusaha membuka usaha di bidang peternakan, perkebunan, dan lain sebagainya.
     
2.      Motif Memperoleh Penghargaan
Telah kita pahami bahwa manusia selain sebagai makhluk ekonomi juga merupakan makhluk sosial. Sifat manusia sebagai makhluk sosial salah satunya adalah keinginan untuk memperoleh pengghargaan dari masyarakatnya. Untuk memperoleh penghargaan di masyarakat banyak hal yang dilakukan oleh manusia, misalnya: bagi masyarakat kota akan lebih terpandang bila memiliki rumah mewah, mobil dan perabotan rumah tangga yang mewah.
Berbeda halnya dengan masyarakat. Masyarakat desa akan merasa terpandang jika memiliki sawah atau kebun yang luas, serta memiliki sapi atau kerbau yang jumlahnya cukup banyak.














3.   Motif Sosial
Selain ingin mendapatkan pengghargaan, motif orang melakukan tindakan ekonomi adalah karena motif sosial, yaitu menolong orang lain. Keinginan untuk memberikan kesejahteraan/menolong kepada pihak lain merupakan suatu tindakan yang bermotif sosial. Contoh:
a.       menyantuni yatim piatu.
b.       menyediakan sumbangan untuk fakir miskin, panti asuhan, panti jompo
c.       memberikan sumbangan kepada badan-badan amal.

Tindakan yang bersifat tidak rasional merupakan tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ekonomis, karena menghamburkan biaya. Misalnya: upacara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat desa secara besar-besaran pada saat sebelum dan sesudah panen, tetapi tradisi semacam ini semakin lama semakin hilang setelah masyarakat desa mengerti hidup secara ekonomi.

SOAL-SOAL LATIHAN KEBUTUHAN MANUSIA

Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, atau D yang merupakan jawaban yang tepat dari soal-soal berikut!
    
1.       Kebutuhan menurut iimuekonomi adalah keinginan manusia untuk memperoleh....                -
         A.  kekuasaan
         B.  kemakmuran
     C.  kepuasan
         D.  benda dan jasa
 2.       Ilnu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia untuk memperoleh ....
         A. kepuasan         
         B. kekayaan         
    C. kemakmuran
    D. kekuasaan
3. Tingkat kebutuhan hidup manusia semakin hari semakin bertambah, hal ini merupakan salah satu faktor penyebab....
    A.  kebutuhan manusia tidak terbatas
    B.  barang pemuas kebutuhan sangat terbatas
    C.  perkembangan kebudayaan sangat terbatas
    D.  perkembangan teknologi industri terbatas
4. Tujuan manusia berusaha adalah untuk....
    A.  memenuhi kebutuhan
    B.  mencannafkah
    C.  menumpuk kekayaan
    D.  menimbun harta
5. Sandang, pangan, papan adalah kebutuhan primer bagi manusia hidup, sebab....  
    A.     jika tidak dipenuhi manusia akan menemui kesulitan
    B.      diperoleh harus dengan pengorbanan tenaga dan uang
    C.  bila tidak dipenuhi manusia tidak akan terancam kesulitan.
    D. merupakan kebutuhan pelengkap bagi mereka yang telah memiliki tingkat hidup tinggi.
6.     Yang tergolong kebutuhan sekunder adalah....
    A.  sepeda, lemari es dan radio
    B.  video, radio, arloji
    C.  radio, arloji, lemari
    D. parabola, sepeda, video
7.     Makanan, minuman dan olah raga adalah sarana untuk memenuhi kebutuhan jasmani sebab dapat ....
    A.     membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik yang sehat dan             sempurna.
    B.      melengkapi kebutuhan hidup manusia sehari-hari dengan sempuma.
    C.      mencukupi kebutuhan hidup manusia tanpa harus melakukan             pengorbanan.
        D.     mempertahankan kelangsungan hidup semua makhluk di dunia.
8.       Di bawah ini contoh alat pemuas kebutuhan sekarang, kecuali....
        A.     obat untuk orang sakit
        B.     minum untuk kehausan
        C.      menabung di kantor bank
        D.     payung untuk waktu hujan.
9.       Benda  yang  diperoleh  tanpa  pengorbanan  disebut benda ....
        A.     ekonomi
        B.      bebas
        C.      produksi
        D.     konsumsi
10.     Yang tergolong benda konsumsi adalah ....
        A.     mobil, gedung-gedung, mesin pabrik
        B.     mobil, radio, obat-obatan
         C.      ruman, truk, mesin pabrik
         D.     rumah, mesin jahit,obat-obatan.


II.      Jawablah soal-soal berikut ini dengan singkat dan jelas!
1.       Mengapa manusia hidup tidakpemah merasa puas?
2.       Tuliskan 4 faktor penyebab kebutuhan manusia tidak terbatas!
3.       Mengapa sarana pemuas kebutuhan manusia itu langka/terbatas!
4.      Tuliskan 2 cara yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya!.
5.       a.       Tuliskan pengertianmu tentang sumber alam biotik dan sumber alam         abiotik!
        b.       Berikan contohnya masing-masing 5 buah!

Pemanfaatan Sumber Daya yang Langka dalam Upaya Memenuhi Kebutuhan

Pemanfaatan Sumber Daya yang Langka dalam Upaya Memenuhi Kebutuhan
Telah kita ketahui bahwa dalam hidupnya manusia membutuhkan berbagai alat pemuas kebutuhan.  Contohnya adalah pakaian, kendaraan, makanan, rumah, televisi, telepon, dan lain-lain.
Selain benda-benda di atas, manusia pun memerlukan pemuas kebutuhan yaitu jasa. Misalnya: Pada saat sakit kita membutuhkan jasa seorang dokter. Atas pemeriksaan dokter kita mengetahui penyakit apa yang kita derita. Kemudian, kita pun dapat meminum obat yang ditentukan oleh dokter tersebut.
Kemudian, saat hendak membangun rumah, kita memerlukan ahli bangunan untuk membangun rumah. Kita tidak dapat membangun sendiri rumah. Atas jasa tukang bangunan, rumah kita menjadi bagus.
Jika kebutuhan hidup kita terpenuhi kita akan senang. Masalahnya, tidak semua kebutuhan hidup kita terpenuhi. Mengapa? Hal ini karena alat pemuas kebutuhan hidup itu beraneka ragam. Ada alat pemuas kebutuhan yang diperoleh dengan cuma-cuma, tetapi ada pula alat pemuas kebutuhan yang harus dibeli.
Alat pemuas kebutuhan manusia terdiri dari beberapa jenis. Alat pemuas itu dikelompokkan berdasarkan:
1. Kelangkaannya
Berdasarkan kelangkaannya, alat pemuas kebutuhan manusia dibedakan menjadi benda bebas, benda ekonomis, dan benda illith.

a. Benda Bebas
Benda bebas adalah benda yang terdapat di alam. Benda ini jumlahnya sangat banyak dan tidak terbatas. Contohnya adalah udara, air, batu, dan lain-lain. Benda-benda tersebut merupakan barang bebas. Namun, saat ini di beberapa daerah benda-benda tersebut menjadi langka (benda ekonomi). Misalnya suatu daerah langka akan air bersih. Tentunya, air akan menjadi benda ekonomis. Air akan dijual walaupun harganya murah.

b. Benda Ekonomis
Benda ekonomis adalah benda yang jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, untuk memenuhinya, manusia perlu berusaha keras. Contoh: pakaian, peralatan sekolah, mainan, dan lain-lain. Untuk  memperolehnya, kita harus membelinya. Tentunya jika kita memiliki uang kita dapat membelinya.

c. Benda Illith
Benda illith adalah benda yang dalam kondisi berlebihan akan membahayakan manusia. Misalnya: Air yang berlebihan akan menimbulkan banjir. Banjir dapat merugikan manusia.

2. Tujuan Penggunaannya
Berdasarkan tujuan penggunaannya alat pemuas kebutuhan manusia dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu:

a. Barang produksi
Barang produksi adalah barang yang dimanfaatkan untuk kepentingan kegiatan produksi. Dengan demikian, barang tersebut tidak langsung digunakan untuk pemuas kebutuhan manusia.
Dapatkah kamu menyebutkan contoh barang tersebut? Contoh barang produksi adalah komputer. Komputer sangat dibutuhkan oleh manusia. Seorang penulis membutuhkan komputer untuk menghasilkan naskah. naskah tersebut kemudian dijual kepada penerbit untuk diterbitkan.

b. Benda konsumsi
Benda konsumsi adalah benda yang langsung digunakan untuk pemuas kebutuhan hidup manusia. Contohnya adalah buah-buahan, pakaian, kaca mata, dan lain-lain.

3. Fungsinya
Berdasarkan fungsinya, alat pemuas kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu sebagai berikut.
a. Benda Substitusi
Benda substitusi adalah benda yang digunakan sebagai pengganti benda lain mengingat berbagai hal seperti mahal, langka, dan sebagainya. Misalkan di beberapa daerah beras sulit didapatkan. Beras adalah makanan pokok. Kita dapat mengganti beras dengan jagung dan sagu. Kebetulan, jagung dan sagu banyak terdapat di daerah itu.

Tugas
Dapatkah kamu menyebutkan benda-benda substitusi lainnya? Isilah pada kolom berikut ini!

    Benda yang diharapkan                Benda pengganti

 1.
 2.
 3.
 4.
 5.


b. Benda Komplementer
Benda komplementer adalah benda fungsinya dapat melengkapi benda pemuas kebutuhan yang utama. Misalnya: kamu hendak pergi kesekolah. Kamu menggunakan kemeja seragam sekolah. Rasanya kurang enak apabila menggunakan kemeja tanpa kaos dalam. Akhirnya, kamupun membutuhkan kaos dalam.

Tugas
Dapatkah kamu menyebutkan benda-benda substitusi lainnya? Isilah pada kolom berikut ini!

    Benda yang diharapkan             Benda pengganti

 1.
 2.
 3.
 4.
 5.

4. Kesiapannya
Berdasarkan kesiapan benda dalam mepuas kebutuhan manusia, benda tersbut dikelompokkan menjadi sebagai berikut.
a. Benda mentah
Benda mentah adalah benda yang belum dapat digunakan untuk memenui kebutuhan manusia. Benda tersebut harus diolah terlebih dahulu agar kemudian dapat diproses guna memenuhi kebutuhan manusia. Contoh benda mentah adalah cairan karet dan biji besi. Untuk dapat digunakan menjadi berbagai jenis benda kebutuhan benda itu harus diolah terlebih dahulu.
b. Benda setengah jadi
Benda setengah jadi adalah benda yang telah melalui proses pengolahan, tetapi sebelum dapat digunakan perlu diolah lebih lanjut. Contohnya adalah  kain. Kain berasal dari kapas. Kapas diolah menjadi serat-serat benang. Benang kemudian dipintal menjadi kain. Agar kain dapat digunakan menjadi pakaian dan produk lainnya, kain harus dijahit terlebih dahulu.
c. Benda jadi
Benda jadi adalah benda yang siap dipakai. Contohnya adalah pakaian, sepatu, dan lain-lain. Benda jadi ini sebelumnya telah melalui proses pengolahan.

ALAT PEMENUHAN KEBUTUHAN

ALAT PEMENUHAN KEBUTUHAN

Setiap orang memiliki kebutuhan dalam memenuhi hidupnya. Orang tua kita membutuhkan berbagai kebutuhan. Kita pun membutuhkan berbagai kebutuhan. Kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi dua bagian. Alat pemenuhan/pemuas kebutuhan manusia tersebut dapat berupa barang dan jasa.
Barang adalah segala sesuatu yang menjadi sarana/alat, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contohnya adalah makanan, pakaian, perumahan, kendaraan, dan lain-lain.
Jasa adalah segala sesuatu yang dapal memenuhi kebutuhan tapi tidak berwujud. Contohnya adalah jasa seorang dokter. Jika kita sakit, kita perlu  pemeriksaan dengan demikian, kita akan mengetahui penyakit apa yang kita derita dan obat apa yang harus kita makan.
Kebutuhan manusia akan sangat beragam jenisnya. Untuk itu barang dapat dikelompokkan  menjadi beberapa jenis.

1.   Menurut Sifatnya
Menurut sifatnya benda dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
a.     Benda Ekonomi, yaitu benda yang terbatas jumlahnya dan diperoleh   dengan pengorbanan. Contoh : pakaian, makanan, buku-buku pelajaran, perabot rumah tangga, sepeda dan sebagainya.
b.     Benda Bebas yaitu benda yang jumlahnya tidak terbatas,  sehingga memperplehnya tanpa     pengorbanan. Contoh: udara, sinar matahari, air laut, air sungai.
c.     Benda Jasa yaitu benda yang tidak dapat dilihat dengan mata tetapi dapat memenuhi kebutuhan manusia untuk memperolehnya memerlukan pengorbanan. Contoh: jasa seorang guru, jasa dokter, jasa seorang supir, jasa ahli hukum.

2.   Menurut fungsi/kegunaannya
Menurut fungsinya, benda dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sebagai berikut.
a.     Benda komplementer, yaitu benda yang dalam penggunaannya harus digabungkan dengan benda yang lain. Contoh:
    1)     pulpen dengan tinta      
    2)     kompor dengan minyak tanah
    3)     mobil dengan bensin
    4)      jarum dengan benang
b.       Benda substitusi /benda pengganti,  yaitu benda yang dalam penggunaannya dapat saling mengganti. Contoh:
    1)     beras putih dengan beras merah
    2)     gula putih dengan gula merah
    3)     minyak tanah dengan kayu bakar
    4)     batubara dengan grafit.

3.   Menurut Jenisnya
 Menurut jenisnya, benda ekonomi dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sebagai berikut.
a.       Benda konsumsi: adalah benda yang langsung dapat memenuhi kebutuhan manusia dan cepat habis dipakai. Contohnya: makanan, obat-obatan, pakaian, radio, sepeda, rumah, mobil.
b.       Benda Produksi atau benda modal adalah benda yang dapat memenuhi kebutuhan manusia dengan melalui proses produksi. Contoh : mesin jahit, generator listrik,truk, mesin-mesin industri.

Kebutuhan Menurut Subjeknya

Kebutuhan Manusia Menurut Subjek
Menurut subjeknya kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi 2 macam:
a.   Kebutuhan pribadi (individu)
Kebutuhan Pribadi yaitu kebutuhan yang langsung berhubungan dengan perorangan. Kebutuhan individu berbeda satu sama lainnya. Contohnya: Kebutuhan seorang petani berbeda dengan kebutuhan seorang manager.

b. Kebutuhan kelompok ( sosial = masyarakat)
Kebutuhan kelompok adalah kebutuhan yang diperlukan dan dirasakan oleh sekelompok orang/manusia secara bersamaan. Contoh:
1)      Kebutuhan tim atau kesebelasan sepakbola adalah bola dan lapangan untuk berlatih.
2)      Kebutuhan akan keamanan umum diperlukan adanya siskamling dan pos kamling.

Kebutuhan Menurut Waktu

Kebutuhan Manusia Menurut Waktu
Menurut waktunya, kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu sebagai berikut.

a. Kebutuhan sekarang
Kebutuhan sekarang, yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi dalam waktu yang relatif cepat dan tidak dapat ditunda. Contohnya: Ani sedang bersiap-siap hendak pergi ke sekolah. Tiba-tiba, hari turun hujan. Ani memerlukan payung saat itu. Jika tidak ada payung saat itu, Ani tidak dapat pergi ke sekolah.



b. Kebutuhan Masa Depan
Kebutuhan masa depan, yaitu kebutuhan yang baru dipenuhi pada masa yang akan datang. contohnya: Setelah panen, petani menyimpan sebagian hasilnya untuk menghadap musim paceklik. Dengan demikian, kebutuhan beras di masa sulit dapat menggunakan simpanannya.

Kebutuhan Menurut Sifatnya

Kebutuhan Menurut Sifatnya
Menurut sifatnya, kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi 2 macam.
a. Kebutuhan jasmani
Kebutuhan jasmani, yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap orang agar dapat hidup dengan memiliki pertumbuhan  dan perkembangan fisik yang sehat dan sempurna. Contoh: makanan, minuman, olahraga. Dengan makan, minum dan berolah raga, tumbuh kita akan tumbuh sehat. Badan kita akan semakin membesar.








b. Kebutuhan rohani
Kebutuhan rohani, yaitu kebutuhan yang berhubungan dengan rohani. dengan demikian kebutuhan ini bersifat abstrak (tidak berwujud) tetapi jika tidak terpenuhi biasanya orang akan kecewa. Dapatkah kamu menyebutkan contoh kebutuhan rohani.
Contoh kebutuhan rohani adalah  ilmu pengetahuan. Kita memerlukan ilmu pengetahuan. Dengan memiliki ilmu pengetahuan, kita dapat hidup dengan mudah. Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan salah satunya adalah dengan sekolah. Dengan bersekolah, kita menjadi orang yang pandai. Contoh lain adalah hiburan, ibadah, dan lain-lain.

Kebutuhan Menurut TIngkatan

Kebutuhan Menurut Tingkatan
Menurut tingkatan atau intensitanya, kebutuhan manusia dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sebagai berikut.

a.     Kebutuhan pokok (kebutuhan primer)
Kebutuhan pokok yaitu kebutuhan yang tidak  dapat ditinggalkan dan harus diutamakan. Sebab, jika ditinggalkan atau tidak daa memenuhinya, manusia akan menemui kesulitan aau tidak dapat melangsungkan hidupnya. Contoh: Manusia membutuhakan pakaian. Manusia akan malu bila tidak berpakaian. Manusia memerlukan makanan. Bila tidak makan, manusia akan mati. Manusia membutuhkan perumahan. Bila tidak memiliki rumah manusia tidak memiliki tempat untuk berlindung.

b. Kebutuhan Sekunder (kedua)
Kebutuhan sekunder yaitu merupakan kebutuhan pelengkap dari kebutuhan pokok. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, manusia tiak akan  terancam kesulitan dalam hidupnya. Contoh kebutuhan sekunder adalah: sepeda, radio, lemari jam tangan dan perabot rumah tangga.



c. Kebutuhan Kemewahan (tersier) 
Kebutuhan kemewahan, yaitu kebutuhan pelengkap bagi mereka yang telah memiliki tingkat hidup yang tinggi. Kebutuhan tersier dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Contoh:  mobil mewah dan rumah mewah.
Seiring dengan perkembangan zaman dan peradaban manusia. Jenis barang kebutuhan kemewahan selalu berubah dan berkembang. Jika dulu televisi merupakan barang mewah. Hal itu didukung dengan sedikitnya masyarakat yang mampu membeli televisi. Kini, televisi bukan lagi merupakan barang mewah. Hal ini karena masyarakat ekonomi lemah pun kini mampu membeli televisi.

Kebutuhan Hidup Manusia

kebutuhan hidup manusia
Kebutuhan manusia tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan sangat terbatas jumlahnya. Untuk memenuhi kebutuhan itu, manusia harus berusaha. Agar usahanya dapat berhasil, kita perlu mempelajari ilmu ekonomi.
Apakah ilmu ekonomi itu? Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia untuk meraih dan menikmati kemakmuran.
1.     Pengertian kebutuhan menurut ilmu ekonomi adalah keinginan manusia untuk memperoleh benda dan jasa. Adapun memuasannya dapat secara jasmani dan rohani.
2.     Kebuthan tak terbatas. Manusia hidup tidak pernah ada puasnya.            
Kebutuhannya beraneka ragam dan terus menerus ada. Semakin hari, semakin banyak jumlahnya, mutunya, maupun coraknya.
Faktor penyebab tidak terbatasnya kebutuhan manusia di antaranya adalah:
1. Jumlah penduduk yang terus bertambah.
2. Taraf hidup/tingkat kehidupan manusia yang terus meningkat.
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. kebudayaan yang terus berkembang.
Di pagi hari kita bangun pagi. Kita  bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Kita bersekolah supaya pandai. Sebelum berangkat ke sekolah kita harus sarapan pagi terlebih dahulu. Sarapan/makan pagi kita perlukan agar badan kita sehat dan kuat. Ke sekolah, kita menggunakan seragam/pakaian. Kita memerlukan pakaian untuk menutupi  badan kita.
Dari kegiatan yang singkat itu dapat dijabarkan bahwa kita membutuhkan berbagai kebutuhan untuk hidup. Coba kamu sebutkan kebutuhan di atas!
Untuk dapat hidup layak, manusia memiliki kebutuhan hidup yang beragam. Namun, sayangnya kebutuhan itu tidak dapat kita peroleh dengan mudah. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia harus berusaha/bekerja.
Kebutuhan manusia terbagi menjadi 4 macam:
1.     Kebutuhan menurut tingkatan.
2.     Kebutuhan menurut sifat.
3.     Kebutuhan menurut waktu.
4.     Kebutuhan menurut subjek.

Soal-Soal Latihan Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang kamu anggap benar!

1.    Siapakah tokoh filsuf mengatakan bahwa manusia adalah mahluk sosial…
    a.    Plato
    b.    Lenin
    c.    Aristoteles
    d.    Karl Mark

2.    Berikut ini adalah ciri-ciri manusioa sebagai mahluk sosial, kecuali…
    a.    Tidak dapat hidup sendiri atau menyendiri
    b.    Membutuhkan bantuan dari orang lain dan kerja sama dengan orang         lain
    c.    Hidup berkelompok dalam masyarakat
    d.    Menggantungkan diri pada orang lain tanpa berusaha

3.    Apa yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi…
    a.    Untuk memenuhi kebutuhan
    b.    Melaksanakan roda perekonomian
    c.    Mencari keuntungan
    d.    Mencari kegiatan

4.    Berikut ini adalah akibat dari melanggar norma hukum dalam memenuhi kebutuhan…
    a.    Dikucilkan
    b.    Mendapat keuntungan
    c.    Dipenjara
    d.    Bersenang-senang

5.    Berkut ini adalah cara orang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, kecuali…
    a.    Berdagang
    b.    Bertani
    c.    Berternak
    d.    Mencuri

6.    Kebutuhan manusia yang bersumber dari aspek-aspek biologi/organisme tubuh manusia disebut kebutuhan..
    a.    Primer
    b.    Sekunder
    c.    Tersier
    d.    Sandang

7.    Bagaimana cara manusia dalam memanfaatkan alam…
    a.    Menebang hutan secara liar
    b.    Bertani
    c.    Menggali sumber minyak secara serampangan
    d.    Membuang limbah ke laut
8.    Seorang petani memiliki beras, ingin ditukarkan dengan ikan milik nelayan cara ini disebut…
    a.    Jual-beli
    b.    Barter
    c.    Tukar tambah
    d.    Niaga

9.    Apa akibatnya jika mahluk ekonomi bersikap sombong…
    a.    Dipenjara
    b.    Mendapat penghargaan
    c.    Dikucilkan
    d.    Mendapat kehormatan

10.    Anto mempunyai uang Rp5000. sebagain ia belikan jajanan, sebagian lagi ia tabung. Tindakan Anto merupakan mahluk…
    a.    Sosial
    b.    Ekonomi
    c.    Budaya
    d.    Hemat

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!
1.    Jelaskan bahwa manusia sebagai mahluk sosial?
2.    Apa manfaatnya apabila kebutuhan manusia terpenuhi secara pribadi?
3.    Sebutkan hal-hal yang termasuk kebutuhan pribadi
4.    Apa yang dimaksud dengan kebutuhan primer?
5.    Apa yang dimakusud dengan kebutuhan tersier
6.    Mana yang harus didahulukan antara kebutuhan tersier dan kebutuhan primer?
7.    Sebutkan contoh-contoh kebutuhan primer?
8.    Apa yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi?
9.    Sebutkan ciri-ciri manusia sebagai mahluk sosial?
10.    Apa akibatnya kalau manusia dalam memenihu kebutuhannya melawan norma-norma yang berlaku?

perilaku manusia dalam pemanfaatan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya

perilaku manusia dalam pemanfaatan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya

Untuk memenuhi hidupnya, manusia memanfaatkan berbagai sumber daya. Sejak lahir, manusia membutuhkan berbagai hal untuk memenuhi hidupnya.
Kita bersekolah sejak kecil untuk dapat menjalani dan memenuhi kebutuhan hidup kita hingga kelak. Saat dewasa orang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Orang tua kita bekerja dari pagi hingga sore hari. Bahkan hingga malam hari. Semua itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan hidup.
Berbeda dengan hewan yang dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhannya diperoleh dari lingkungan yang dilakukan dengan menggunakan spesialisasi fisik/tubuh yang diwarisinya secara genetika; manusia menggunakan kebudayaannya sebagai pedoman hidup dan bertindak, sebagai alat dan jembatan yang mengantarnya dengan berbagai sumber daya yang ada dalam lingkungannya. Keanekaragaman kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia telah menyebabkan terwujudnya beranekaragam model-model pengetahuan.
Seorang petani dengan kemampuannya bertani berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia pergi ke sawah untuk bertani. Tanah dibajak. kemudian padi ditanam. Setelah panen, padi sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarganya, sebagian lagi dijual untuk  memperoleh uang. Uang dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan lainnya.
Untuk dapat hidup manusia harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang dituntut oleh tubuhnya untuk dipenuhi, seperti bernapas, makan, minum, buang air, dan sebagainya. Kebutuhan-kebutuhan itu digolongkan sebagai kebutuhan primer, karena kalau tidak makan atau minum maka tubuhnya akan mati.
Kebutuhan-kebutuhan lainnya adalah kebutuhan-kebutuhan sosial, karena manusia itu dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisik-biologinya dalam kehidupannya sebagai manusia melalui kehidupan sosialnya. Kebutuhan ketiga adalah kebutuhan kemanusiaan yang beradab, bermoral, mempunyai etika, dan estetika. Kebutuhan terakhir inilah yang harus dipenuhi oleh manusia untuk dapat membedakan dirinya dari hewan.
Secara universal ada kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi manusia untuk dapat hidup sebagai manusia. Kebutuhan-kebutuhan tersebut adalah:
1)     Kebutuhan primer, yang kemunculannya bersumber dari aspek-aspek biologi/organisme tubuh manusia.
2)      Kebutuhan sekunder yang kemunculannya bersumber dari aspek-aspek sosial manusia, yang hampir dapat dikatakan hanya dapat memenuhi kebutuhan primernya dalam kehidupan sosial. 
3)     Kebutuhan tersier atau kebutuhan budaya atau adab, yang kemunculannya bersumber dari hakekat manusia sebagai makhluk pemikir dan bermoral. Dua kebutuhan yang pertama (biologi dan sosial) adalah mutlak harus dipenuhi untuk dapat hidup. Hewan juga harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, terkecuali makhluk bersel satu. Sedangkan kebutuhan ke tiga, yaitu kebutuhan budaya dan adab hanya dilakukan pemenuhannya oleh manusia.
Manusia memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, yaitu memanfaatkan sumber-sumber daya yang ada dalam lingkungan hidupnya, menjadi energi dalam dan bagi kehidupannya dengan menggunakan kebudayaannya. Kebudayaan dapat dilihat sebagai pedoman menyeluruh bagi kehidupan yang dimiliki oleh sebuah masyarakat. Isinya adalah konsep-konsep dan cara-cara mengklasifikasi konsep-konsep serta merangkainya secara selektif untuk digunakan pada situasi atau lingkungan tertentu yang dihadapi. Dalam konsep-konsep tersebut tercakup emosi-emosi dan perasaan-perasaan serta keyakinan-keyakinan beserta penilaian dan nilai-nilai mengenai sesuatu gejala yang ada dalam lingkungan dan kehidupannya.

Hakikat Manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral

Hakikat Manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral
Setiap orang memerlukan materi. Pemilikan materi sebagai kondisi yang tidak dapat ditawar-tawar bagi perkembangan pola sosial yang diinginkan. Hal tersebut mendorong setiap orang untuk melakukan semua upaya untuk memperolehnya.
Moralitas dan spiritualitas tidak menuntut setiap orang untuk mengabaikan usaha dalam pemenuhan kebutuhannya dan berhenti untuk mendapatkan sesuatu yang sederhana. Sebaliknya, moral dan spritual justru menekankan dan mendorong setiap orang untuk berusaha secara baik.
Kita akan dapat hidup tentram bila kita bersikap sebagai makhluk sosial. Kita hidup berdampingan dengan masyarakat di sekitar kita. Kita pun sebagai makhluk ekonomi berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan cara-cara yang halal tidak melanggar hukum dan aturan agama.
Dengan begitu kita akan menikmati manfaatnya. Kita dihormati oleh masyarkat. Kebutuhan hiduppun terpenuhi.
Tidak sedikit orang yang bermasalah dalam kehidupan sosial dan ekonominya. Seorang pencuri adalah contoh makhluk ekonomi yang tidak bermoral. Seorang yang sombong juga merupakan contoh makhluk sosial yang tidak bermoral.
Semua itu akan merugikan dirinya sendiri. Akibat mencuri, pencuri itu akan ditangkap dan diberi hukuman. Kemudian, akibat kesombongannya, orang tersebut akan dikucilkan oleh masyarakat. Itu semua akan merugikan dirinya sendiri.

Ciri-Ciri Makhluk Sosial

Ciri-ciri Makhluk  Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a.     Tidak dapat hidup sendiri atau menyendiri.
    Manusia ketika dilahirkan membutukan bantuan atau pertolongan dari dokter, bidan, dan orang tua.
b.     Selalu berusaha mencari teman
       Sejak kecil kita memerlukan teman bermani, setela bersekolah kita membutuhkan teman untuk mengerjakan PR, berdiskusi, setelah dewasa membutuhkan pasangan untuk hidup berumah tangga, atau berkeluarga.
c.     Membutuhkan bantuan dari orang lain dan kerja sama dengan orang lain. Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk mencapai kehidupan yang sejahtera, membutuhkan bantuan dan kerjasama dengan orang lain. Pengusaha membutukan pekerja. Pekerja membutuhkan pengusaha. Petani, nelayan, pedagang, pengusaha, ABRI, guru, dokter dan sebagainya saling membutuhkan. Karena itu, manusia hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
d.     Hidup berkelompok dalam masyarakat.
    Hidup berkelompok dalam keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara. Kita akan merasakan kebahagiaan hidup apabila hidup dalam masyarakat, karena kalau hidup sendirian akan merasa takut dan sulit mencapai kehidupan bahagia.

Dalam usaha memenuhi kebutuhan hidup yang beragam berupa sandang, pangan, perumahan, pendidikan, kesehatan, agama, rekreasi, dan lain-lainnya menimbulkan berbagai kegiatan manusia.
Akibat adanya berbagai kegiatan tersebut timbullah bebagai kepentingan manusia. Setiap anggota masyarakat mempunyai kepentingan sendiri-sendiri yang kadang-kadang satu dengan lainnya berbeda. Namun, ada pula yang bersamaan, yang kemudian disebut kepentingan pribadi, kepentingan golongan, dan kepentingan umum.

Manusial Sebagai Makhluk Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial
Manusia, konon menurut Aristoteles, adalah makhluk sosial (zoon politikon). Tentunya, sangat beralasan kalau Aristoteles mengatakan hal itu.
Aristoteles adalah filsuf dan ilmuwan terbesar di masa lalu yang buah pikirannya masih diakui hingga kini. Ia boleh dikatakan sebagai salah satu guru agung pemikiran politik Barat. Aristoteles lahir di Kota Stagira, Makedonia (384 SM - 322 SM). Pandangannya tentang manusia adalah makhluk sosial, misalnya, memang benarlah adanya.
Menurut Aristoteles, bila sendirian, manusia hanya dapat sekadar mempertahankan nyawanya saja (zen). Untuk hidup dengan baik (euzen), artinya sebagai manusia yang beradab, yang dapat mengembangkan potensi-potensinya, manusia membutuhkan negara sebagai tatanan kehidupan bersama manusia (lain) dalam satu masyarakat (Franz Magnis-Suseno, Etika Politik, Prinsip-prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern, Gramedia, 1987).
Jika ditanyakan kepada teman-temanmu adakah di antara mereka yang dapat hidup sendiri, tentunya jawabannya tidak ada. Manusia bagaimanapun status sosialnya tidak ada yang dapat hidup sendiri.
Hubungan kehidupan manusia dalam masyarakat bagai kehidupan ikan dalam air. Ikan akan mati jika  tidak beada di dalam air. Sedangkan manusia akan merasakan kehidupannya yang sejahtera apabila hidupnya enyatu dalam masyarakat.Apabila kehidupan dalam masyarakat tidak menyatu atau mengasingkan diri akan mengalami banyak kesulitan, kurang berkembang dan kurang sejahtera.
Terpenuhinya kebutuhan sehari-hari, seperti: sandang, pangan, perumahan, pendidikan, dan kesehatan, pada dasarnya karena adanya bantuan dari orang lain dalam masyarakat.
Selain kebutuhan yang bersifat pribadi ada pula kebutuhan yang besifat  umum, seperti jalan, jembatan, tempat ibadah, sekolah, dan lain-lain. Sarana umum merupakan tanggung jawab bersama. Usaha pembangunannya menjadi tanggung jawab bersama. Inilah yang mencirikan manusia sebagai makhluk sosial.
Di sekolah, kamu pun tidak dapat hidup sendiri. Kamu membutuhkan teman untuk bermain, belajar bersama, dan lain-lainnya. Jika kamu tidak bergaul dengan teman-temanmu, kamu akan sulit untuk memenuhi kebutuhanmu.
Baca Juga Ciri-Ciri Makhluk Sosial

Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial
Manusia, konon menurut Aristoteles, adalah makhluk sosial (zoon politikon). Tentunya, sangat beralasan kalau Aristoteles mengatakan hal itu.
Aristoteles adalah filsuf dan ilmuwan terbesar di masa lalu yang buah pikirannya masih diakui hingga kini. Ia boleh dikatakan sebagai salah satu guru agung pemikiran politik Barat. Aristoteles lahir di Kota Stagira, Makedonia (384 SM - 322 SM). Pandangannya tentang manusia adalah makhluk sosial, misalnya, memang benarlah adanya.
Menurut Aristoteles, bila sendirian, manusia hanya dapat sekadar mempertahankan nyawanya saja (zen). Untuk hidup dengan baik (euzen), artinya sebagai manusia yang beradab, yang dapat mengembangkan potensi-potensinya, manusia membutuhkan negara sebagai tatanan kehidupan bersama manusia (lain) dalam satu masyarakat (Franz Magnis-Suseno, Etika Politik, Prinsip-prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern, Gramedia, 1987).
Jika ditanyakan kepada teman-temanmu adakah di antara mereka yang dapat hidup sendiri, tentunya jawabannya tidak ada. Manusia bagaimanapun status sosialnya tidak ada yang dapat hidup sendiri.
Hubungan kehidupan manusia dalam masyarakat bagai kehidupan ikan dalam air. Ikan akan mati jika  tidak beada di dalam air. Sedangkan manusia akan merasakan kehidupannya yang sejahtera apabila hidupnya enyatu dalam masyarakat.Apabila kehidupan dalam masyarakat tidak menyatu atau mengasingkan diri akan mengalami banyak kesulitan, kurang berkembang dan kurang sejahtera.
Terpenuhinya kebutuhan sehari-hari, seperti: sandang, pangan, perumahan, pendidikan, dan kesehatan, pada dasarnya karena adanya bantuan dari orang lain dalam masyarakat.
Selain kebutuhan yang bersifat pribadi ada pula kebutuhan yang besifat  umum, seperti jalan, jembatan, tempat ibadah, sekolah, dan lain-lain. Sarana umum merupakan tanggung jawab bersama. Usaha pembangunannya menjadi tanggung jawab bersama. Inilah yang mencirikan manusia sebagai makhluk sosial.
Di sekolah, kamu pun tidak dapat hidup sendiri. Kamu membutuhkan teman untuk bermain, belajar bersama, dan lain-lainnya. Jika kamu tidak bergaul dengan teman-temanmu, kamu akan sulit untuk memenuhi kebutuhanmu.