Friday, 14 October 2016

perilaku manusia dalam pemanfaatan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya

perilaku manusia dalam pemanfaatan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya

Untuk memenuhi hidupnya, manusia memanfaatkan berbagai sumber daya. Sejak lahir, manusia membutuhkan berbagai hal untuk memenuhi hidupnya.
Kita bersekolah sejak kecil untuk dapat menjalani dan memenuhi kebutuhan hidup kita hingga kelak. Saat dewasa orang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Orang tua kita bekerja dari pagi hingga sore hari. Bahkan hingga malam hari. Semua itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan hidup.
Berbeda dengan hewan yang dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhannya diperoleh dari lingkungan yang dilakukan dengan menggunakan spesialisasi fisik/tubuh yang diwarisinya secara genetika; manusia menggunakan kebudayaannya sebagai pedoman hidup dan bertindak, sebagai alat dan jembatan yang mengantarnya dengan berbagai sumber daya yang ada dalam lingkungannya. Keanekaragaman kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia telah menyebabkan terwujudnya beranekaragam model-model pengetahuan.
Seorang petani dengan kemampuannya bertani berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia pergi ke sawah untuk bertani. Tanah dibajak. kemudian padi ditanam. Setelah panen, padi sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarganya, sebagian lagi dijual untuk  memperoleh uang. Uang dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan lainnya.
Untuk dapat hidup manusia harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang dituntut oleh tubuhnya untuk dipenuhi, seperti bernapas, makan, minum, buang air, dan sebagainya. Kebutuhan-kebutuhan itu digolongkan sebagai kebutuhan primer, karena kalau tidak makan atau minum maka tubuhnya akan mati.
Kebutuhan-kebutuhan lainnya adalah kebutuhan-kebutuhan sosial, karena manusia itu dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisik-biologinya dalam kehidupannya sebagai manusia melalui kehidupan sosialnya. Kebutuhan ketiga adalah kebutuhan kemanusiaan yang beradab, bermoral, mempunyai etika, dan estetika. Kebutuhan terakhir inilah yang harus dipenuhi oleh manusia untuk dapat membedakan dirinya dari hewan.
Secara universal ada kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi manusia untuk dapat hidup sebagai manusia. Kebutuhan-kebutuhan tersebut adalah:
1)     Kebutuhan primer, yang kemunculannya bersumber dari aspek-aspek biologi/organisme tubuh manusia.
2)      Kebutuhan sekunder yang kemunculannya bersumber dari aspek-aspek sosial manusia, yang hampir dapat dikatakan hanya dapat memenuhi kebutuhan primernya dalam kehidupan sosial. 
3)     Kebutuhan tersier atau kebutuhan budaya atau adab, yang kemunculannya bersumber dari hakekat manusia sebagai makhluk pemikir dan bermoral. Dua kebutuhan yang pertama (biologi dan sosial) adalah mutlak harus dipenuhi untuk dapat hidup. Hewan juga harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, terkecuali makhluk bersel satu. Sedangkan kebutuhan ke tiga, yaitu kebutuhan budaya dan adab hanya dilakukan pemenuhannya oleh manusia.
Manusia memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, yaitu memanfaatkan sumber-sumber daya yang ada dalam lingkungan hidupnya, menjadi energi dalam dan bagi kehidupannya dengan menggunakan kebudayaannya. Kebudayaan dapat dilihat sebagai pedoman menyeluruh bagi kehidupan yang dimiliki oleh sebuah masyarakat. Isinya adalah konsep-konsep dan cara-cara mengklasifikasi konsep-konsep serta merangkainya secara selektif untuk digunakan pada situasi atau lingkungan tertentu yang dihadapi. Dalam konsep-konsep tersebut tercakup emosi-emosi dan perasaan-perasaan serta keyakinan-keyakinan beserta penilaian dan nilai-nilai mengenai sesuatu gejala yang ada dalam lingkungan dan kehidupannya.

No comments:

Post a Comment